Gudang Balai Benih Hortikultura Sanggau Terbakar, Satu Traktor Lama Ikut Terdampak

Sebarkan:

Petugas Damkar saat padamkan lokasi kebakaran. SUARANUSANTARA/SK
Sanggau, Kalbar (Suara Nusantara) – Sebuah gudang penyimpanan di Balai Benih Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Sanggau terbakar pada Minggu (9/8/2026) malam. Kebakaran terjadi di Jalan Raya Sanggau–Sekadau, Desa Penyeladi, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.51 WIB dan langsung mendapat penanganan dari petugas pemadam kebakaran Satpol PP Kabupaten Sanggau.

Kabid Damkar Satpol PP Kabupaten Sanggau, Ade Ali Sadikin, mengatakan laporan kebakaran diterima Regu Piket A Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Sanggau pada pukul 20.51 WIB.

“Objek yang terbakar berupa satu unit gudang penyimpanan. Di sekitar bangunan terdapat satu unit traktor lama yang juga ikut terdampak kebakaran,” ujar Ali.

Setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dan pengendalian api. Dalam operasi tersebut, Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Sanggau mendapat dukungan dari sejumlah unsur terkait.

Dukungan datang dari KPH Sanggau Timur, BPBD Kabupaten Sanggau, serta Yayasan Pemadam Kebakaran Bhakti Bersama Sanggau.

Menurut Ali, keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat proses penanganan kebakaran sekaligus memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap aman.

“Keterlibatan berbagai unsur tersebut merupakan bentuk sinergi dan gotong royong dalam penanggulangan kebakaran, khususnya dalam mendukung percepatan pemadaman, pengendalian api, penyediaan dukungan operasional, serta pengamanan lingkungan sekitar lokasi kejadian,” ungkapnya.

Setelah api berhasil dikendalikan, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Proses dilanjutkan dengan pendinginan atau cooling untuk memastikan tidak terdapat bara api yang masih tersisa dan berpotensi memicu kebakaran kembali.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari prosedur penanganan pascakebakaran guna memastikan kondisi benar-benar aman.

Hingga laporan dibuat, belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran yang melanda gudang tersebut. Petugas dan pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber api dan faktor yang menyebabkan kebakaran.

“Hingga laporan ini dibuat, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan dan masih dalam penyelidikan pihak berwenang,” kata Ali.

Selain penyebab kebakaran, nilai kerugian materiel akibat peristiwa tersebut juga belum dapat dipastikan.

Pendataan masih dilakukan terhadap bangunan, kendaraan, peralatan, serta aset lain yang kemungkinan terdampak akibat kebakaran.

Berdasarkan data sementara, objek yang terdampak meliputi satu unit gudang penyimpanan traktor dan satu unit traktor lama.

Selain itu, sejumlah aset dan peralatan lainnya yang berada di sekitar lokasi masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Petugas mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan yang digunakan sebagai tempat penyimpanan barang, peralatan maupun material yang mudah terbakar.[SK]

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini