Singkawang, Kalbar (Suara Nusantara) – Seorang pria berinisial AL (50) ditemukan tewas di depan rumahnya di Jalan Kopisan Dalam, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan, Senin (3/8/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.
Kawasan korban yang ditembak pelaku tak dikenal di Jalan Kopisan Dalam, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan, Senin (3/8/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. SUARANUSANTARA/SK
Korban diduga meninggal dunia akibat luka tembak pada bagian dada sebelah kiri menggunakan senapan angin yang dilakukan oleh Orang Tak Dikenal (OTK).
Kapolres Singkawang AKBP Dody Haryanto Harruan membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh seorang pedagang ayam berinisial HS yang datang ke rumah korban untuk mengantarkan pesanan.
Menurut Kapolres, saat tiba di lokasi kejadian, saksi melihat korban masih sempat berlari. Pada waktu bersamaan, saksi juga melihat seorang pria membawa senapan angin berlari ke arah berlawanan dari lokasi korban.
“Saat saksi HS tiba di lokasi, ia melihat korban sempat berlari. Pada saat yang bersamaan, saksi juga melihat seorang pria menggendong senapan angin berlari ke arah berlawanan,” ujar AKBP Dody, Senin (3/8/2026).
Melihat kejadian tersebut, HS kemudian menghampiri korban yang sudah dalam kondisi lemas dan bersandar di tembok rumahnya. Saksi lalu meminta bantuan kepada rekan-rekan korban yang berada tidak jauh dari lokasi.
“Ketika didekati dan diperiksa, saksi menemukan adanya luka di bagian dada kiri korban yang diduga kuat akibat tembakan senapan angin,” jelasnya.
Mendapat laporan terkait kejadian tersebut, jajaran Polres Singkawang langsung melakukan penyelidikan. Petugas telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.
Kapolres Singkawang menegaskan, pihaknya masih melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku serta motif di balik kejadian tersebut.
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Penyebab pasti kematian apakah murni karena tembakan senapan angin masih harus diperjelas melalui proses otopsi. Kami berharap kasus ini bisa segera terungkap,” tegas AKBP Dody.
Ia menyampaikan, proses penyelidikan masih terus berjalan dan kepolisian akan melakukan langkah-langkah hukum sesuai prosedur untuk mengungkap kasus tersebut.
Sementara itu, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka dan selanjutnya dilakukan proses pemakaman.
Polres Singkawang mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut agar dapat membantu memberikan keterangan kepada pihak kepolisian guna mempercepat proses pengungkapan kasus.[SK]