PT BAI dan Telkom Indonesia Perkuat Pendidikan Digital di Mempawah, Salurkan Infrastruktur Teknologi dan Pelatihan AI untuk Guru

Sebarkan:

Manajemen PT BAI dan PT Telkom Indonesia foto bersama usai penyerahan bantuan infrastruktur jaringan, perangkat teknologi, serta pelatihan Artificial Intelligence (AI) bagi tenaga pendidik, Rabu (22/7/2026). SUARANUSANTARA/SK
Mempawah, Kalbar (Suara Nusantara) – PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) bersama PT Telkom Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Mempawah melalui penyaluran bantuan infrastruktur jaringan, perangkat teknologi, serta pelatihan Artificial Intelligence (AI) bagi tenaga pendidik.

Program yang merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan tersebut dilaksanakan di SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Rabu (22/7/2026), dan dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Mempawah, PT BAI, PT Telkom Indonesia, serta para kepala sekolah penerima bantuan.

Bantuan tersebut diberikan kepada lima sekolah, yakni SMP Negeri 1 Sungai Kunyit, SMA Negeri 1 Sungai Kunyit, SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, SMP Negeri 2 Mempawah Hilir, dan SMP Negeri 2 Sungai Kunyit. Program ini diharapkan mampu memperkuat akses teknologi informasi dan mendukung transformasi digital di lingkungan pendidikan.

Pemerintah Kabupaten Mempawah menyambut baik kolaborasi yang terjalin antara dunia usaha dan sektor pendidikan. Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Mempawah, Nurmala Aksa, menilai dukungan yang diberikan perusahaan menjadi investasi penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia daerah.

“Ini menjadi catatan kebaikan yang memiliki nilai amal jariyah. Saya yakin program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk ikut membangun daerah dari berbagai sektor,” ujar Nurmala.

Menurutnya, kemajuan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk dunia usaha yang beroperasi di daerah. Kolaborasi seperti ini dinilai mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi generasi muda Mempawah.

Kepala Departemen Government Relation and Corporate Communication PT BAI, Yan Eka Milleza, mengatakan bahwa penguatan sektor pendidikan merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap menghadapi perkembangan industri di masa depan.

Ia menjelaskan, PT BAI selama ini telah mendukung pengembangan pendidikan vokasi melalui pembangunan jurusan khusus di sejumlah sekolah menengah kejuruan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia industri, termasuk penyediaan fasilitas belajar mengajar yang relevan.

“BAI telah membangun jurusan khusus beserta fasilitas belajar mengajar yang linier dengan kebutuhan industri. Namun kami menyadari hal itu tidak bisa dilakukan sendiri. Karena itu kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Yan Eka.

Menurutnya, pembangunan industri yang berkelanjutan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal sehingga masyarakat dapat memperoleh manfaat yang lebih luas dari hadirnya investasi di daerah.

Sementara itu, Manager Government Service Telkom Indonesia Witel Kalbar, Andri Dwi Astuti, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen Telkom Indonesia dalam mendukung transformasi digital di sektor pendidikan melalui berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Ia menjelaskan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, Telkom Indonesia secara konsisten memfokuskan program CSR pada penguatan dunia pendidikan, terutama dalam peningkatan literasi digital dan pemanfaatan teknologi pembelajaran.

“Ini merupakan komitmen Telkom bersama BAI sebagai perusahaan yang beroperasi di Mempawah. Selama dua hingga tiga tahun terakhir, fokus program CSR kami memang banyak diarahkan ke dunia pendidikan, termasuk di Kabupaten Mempawah,” katanya.

Andri menambahkan, penguasaan teknologi digital, termasuk pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), kini menjadi kebutuhan penting bagi para tenaga pendidik. Kehadiran teknologi tersebut dapat membantu guru meningkatkan kualitas pembelajaran, menyusun materi ajar yang lebih kreatif, serta menyesuaikan metode pendidikan dengan perkembangan zaman.

Melalui bantuan infrastruktur digital, perangkat teknologi, dan pelatihan AI bagi tenaga pendidik, PT BAI dan PT Telkom Indonesia berharap dapat mendorong terciptanya lingkungan belajar yang lebih modern, adaptif, dan berdaya saing.

Kolaborasi ini sekaligus menjadi wujud nyata sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan institusi pendidikan dalam mempersiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi digital serta siap menghadapi tantangan era industri dan transformasi teknologi di masa depan.[SK]

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini