Es Cincau Hijau dan Es Doger Jadi Pelepas Dahaga Favorit di Pasar Sekadau, Omzet Pedagang Capai Rp700 Ribu per Hari

Sebarkan:

Ari, bersama lapak Es Dogernya. SUARANUSANTARA/SK

Sekadau, Kalbar (Suara Nusantara) – Teriknya cuaca yang menyelimuti Kabupaten Sekadau membawa berkah bagi para pedagang minuman segar. Di antara beragam pilihan kuliner yang dijajakan di Pasar Sekadau, es cincau hijau dan es doger menjadi minuman favorit masyarakat untuk melepas dahaga setelah beraktivitas.

Salah satu pedagang yang cukup dikenal pembeli adalah Ari Setiawan, perantau asal Cilacap, Jawa Tengah. Selama hampir tiga tahun terakhir, ia setia melayani pelanggan dengan menjual es doger dan es cincau hijau dari gerobak sederhana miliknya.

Berbekal modal awal sekitar Rp4 juta, termasuk biaya pembuatan gerobak, Ari memberanikan diri merintis usaha tersebut sebagai sumber penghasilan bagi keluarganya. Kini, usahanya mampu menarik pelanggan dari berbagai kalangan berkat cita rasa yang khas dan harga yang terjangkau.

Setiap hari, Ari mulai berjualan sejak pukul 10.00 WIB hingga sekitar pukul 17.30 WIB. Meski dagangannya belum habis, ia tetap menutup lapaknya pada sore hari.

"Modal awal saya kurang lebih sekitar Rp4 juta, termasuk gerobaknya. Saya mulai jualan dari jam 10.00 pagi sampai 17.30 sore. Habis atau tidak habis, saya tetap pulang," ujar Ari saat ditemui di Pasar Sekadau, Sabtu (4/7/2026).

Ari menawarkan dua pilihan minuman segar dengan harga yang ramah di kantong. Satu porsi es doger maupun es cincau hijau dibanderol mulai Rp5.000 hingga Rp10.000, sehingga dapat dinikmati oleh semua kalangan, mulai dari pelajar hingga pekerja.

Menurutnya, jumlah pembeli biasanya meningkat saat cuaca sedang panas maupun ketika hari pasar dipadati pengunjung dari berbagai desa di sekitar Sekadau.

"Harga es doger sama es cincau ada yang Rp5.000, ada juga yang Rp10.000. Pendapatan sehari kadang sekitar Rp700 ribu," katanya.

Kesegaran es cincau hijau dengan tekstur kenyal yang dipadukan kuah manis, maupun es doger yang berisi aneka isian lengkap dengan es serut, menjadi daya tarik tersendiri bagi para pembeli. Tak sedikit pengunjung yang sengaja mampir untuk menikmati minuman tradisional tersebut sebagai pelepas dahaga di tengah teriknya cuaca.

Meski persaingan usaha kuliner semakin ketat, Ari tetap optimistis usahanya akan terus berkembang. Ia berharap kualitas rasa dan pelayanan yang diberikan mampu mempertahankan pelanggan sekaligus menarik pembeli baru.

"Harapan saya semoga usaha ini bisa berkembang lebih baik lagi dan menjadi jalan rezeki yang lancar," tutupnya.

Di tengah menjamurnya berbagai minuman modern, es cincau hijau dan es doger tetap memiliki tempat di hati masyarakat. Selain menyegarkan, minuman tradisional dengan harga yang terjangkau ini juga menjadi bagian dari denyut ekonomi pelaku usaha kecil yang terus bertahan dan berkembang di Pasar Sekadau.[SK]

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini