Melawi, Kalbar (Suara Nusantara) – Kepolisian Resor (Polres) Melawi menurunkan sebanyak 264 personel untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan Pekan Gawai Dayak (PGD) XVIII Tahun 2026 yang berlangsung di Kabupaten Melawi. Langkah ini dilakukan guna memastikan perhelatan budaya terbesar masyarakat Dayak tersebut berjalan aman, tertib, dan kondusif.
264 personel amankan gawai dayak tahun 2026 di kabupaten Melawi. SUARANUSANTARA/SK
Kesiapan pengamanan tersebut ditegaskan Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon melalui Kabag Ops AKP Bhakti Juni Ardhi saat memimpin apel kesiapan pengamanan di Polsek Nanga Pinoh, Kamis (28/5/2026).
AKP Bhakti Juni Ardhi menjelaskan, ratusan personel yang diterjunkan berasal dari Polres Melawi dan seluruh Polsek jajaran. Mereka akan ditempatkan di berbagai titik strategis untuk mengawal seluruh agenda Pekan Gawai Dayak XVIII, baik melalui pengamanan terbuka maupun tertutup.
“Sebanyak 264 personel Polres Melawi dan Polsek jajaran dilibatkan dalam pengamanan, baik secara terbuka maupun tertutup,” ujarnya.
Menurutnya, pelibatan personel dalam jumlah besar merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama berlangsungnya kegiatan budaya tahunan yang menjadi kebanggaan masyarakat Dayak tersebut.
Pengamanan tidak hanya difokuskan di lokasi utama pelaksanaan acara, tetapi juga mencakup pengaturan arus lalu lintas, pusat-pusat keramaian, area parkir, hingga langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Dengan demikian, masyarakat dan tamu yang hadir dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan aman dan nyaman.
Selain pengamanan di lapangan, Polres Melawi juga terus memperkuat koordinasi lintas sektor bersama panitia pelaksana dan berbagai instansi terkait guna mendukung kelancaran kegiatan.
“Koordinasi bersama Ketua Panitia Pekan Gawai Dayak dan instansi terkait terus kami lakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana, serta situasi kamtibmas tetap kondusif,” jelas AKP Bhakti.
Pengamanan Pekan Gawai Dayak XVIII juga mendapat dukungan dari berbagai unsur, di antaranya TNI, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Karang Taruna, pengamanan internal panitia, Dinas Kesehatan, serta sejumlah pihak terkait lainnya. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem pengamanan yang maksimal selama acara berlangsung.
Menutup keterangannya, Kabag Ops mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Melawi untuk ikut berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Pekan Gawai Dayak XVIII.
“Keamanan menjadi prioritas utama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif agar seluruh rangkaian Pekan Gawai Dayak dapat berlangsung sukses,” pungkasnya.
Pekan Gawai Dayak XVIII sendiri menjadi momentum penting bagi masyarakat Dayak di Melawi untuk melestarikan adat, budaya, dan tradisi leluhur, sekaligus mempererat persatuan serta memperkuat identitas budaya daerah di tengah perkembangan zaman.[SK]