Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Mukok Sanggau Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp300 Juta

Sebarkan:

  

Satu Rumah Terbakar di Dusun Ubay Sanggau.SUARANUSANTARA/SK
Sanggau, Kalbar (Suara Nusantara) – Sebuah rumah milik warga di Dusun Ubay, Desa Kedukul, Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau, ludes dilalap api pada Minggu sore (01/02/2026). Kebakaran hebat tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi di lantai dua rumah.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Sanggau, Ali Sadikin, menyampaikan bahwa hasil investigasi awal menunjukkan kebakaran bermula dari gangguan instalasi listrik di lantai dua rumah milik Jeddy Julianto (45).

“Berdasarkan investigasi pihak-pihak terkait, kebakaran diduga bermula dari korsleting listrik di lantai dua hingga menghanguskan seluruh bangunan rumah,” ujar Ali Sadikin.

Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Sanggau menerima laporan kebakaran sekitar pukul 17.02 WIB dari saksi di lokasi kejadian. Saat laporan diterima, api dilaporkan sudah membesar dan mengancam permukiman warga di sekitarnya.

“Regu piket Damkar mendapat laporan dari saksi bahwa salah satu rumah warga di Dusun Ubay Desa Kedukul terbakar dengan kondisi api semakin membesar,” jelasnya.

Tim Damkar tiba di lokasi kejadian pada pukul 18.13 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman. Proses pemadaman berjalan relatif lancar berkat tersedianya sumber air dari Sungai Kapuas yang berada tepat di belakang permukiman warga. Sumber air tersebut dimanfaatkan untuk menyuplai mesin portable dan mobil tangki pemadam.

“Proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung sekitar satu jam tiga puluh menit sejak upaya pemadaman dimulai,” kata Ali Sadikin.

Dalam peristiwa kebakaran tersebut, tidak terdapat korban jiwa. Namun, satu unit rumah dilaporkan hangus terbakar. Hingga kini, pihak terkait masih melakukan pendataan lanjutan guna memastikan total kerugian serta dampak lainnya.

Sejumlah unsur turut terlibat dalam proses penanganan kebakaran, di antaranya Manggala Agni, BPBD Kabupaten Sanggau, Redkar Semuntai, BPA Bhakti Bersama, Damkar PT MPE, TNI, Polri, serta dibantu oleh warga sekitar.

Sementara itu, Kapolsek Mukok AKP Ambril mengatakan bahwa pihak kepolisian segera melakukan pengamanan lokasi kejadian serta pendataan awal setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai kurang lebih Rp300 juta. Kami telah mengamankan lokasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut,” ungkap AKP Ambril.

Berdasarkan keterangan sementara dari pemilik rumah dan saksi di lokasi kejadian, kebakaran diawali dengan terdengarnya suara letupan dari lantai dua sebelum api muncul dan dengan cepat membesar. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik sebagai penyebab kebakaran.

Meski demikian, Kapolsek Mukok menegaskan bahwa penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. Pihaknya akan melibatkan Unit Inafis Satreskrim Polres Sanggau untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh.

“Untuk memastikan penyebab kebakaran, kami akan melibatkan Unit Inafis agar hasilnya objektif dan dapat menjadi bahan evaluasi bersama, khususnya dalam upaya pencegahan kebakaran ke depan,” jelasnya.

Selain itu, Polsek Mukok melalui Bhabinkamtibmas akan bersinergi dengan perangkat desa setempat untuk memberikan edukasi serta imbauan kepada masyarakat mengenai bahaya kebakaran dan pentingnya penggunaan instalasi listrik sesuai standar keselamatan.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada, rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing, serta menggunakan jasa teknisi yang berkompeten saat melakukan pemasangan atau penambahan daya listrik guna meminimalisir risiko kebakaran,” pungkas AKP Ambril.[SK]
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini