Iseng Lempar Batu ke Atap Kos dan Matikan Listrik, Dua Pelajar Sekadau Berdamai Setelah Dimediasi Polisi

Sebarkan:

Mapolres Sekadau. SUARANUSANTARA/SK
Sekadau, Kalbar (Suara Nusantara) – Keisengan dua pelajar di Sekadau berujung laporan warga setelah keduanya diduga melempar batu ke atap rumah kos dan mematikan stut meteran listrik pada dini hari.

Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan cepat oleh Polres Sekadau melalui layanan darurat 110. Polisi tidak hanya mendatangi lokasi untuk memastikan kejadian, tetapi juga memilih menyelesaikan persoalan melalui mediasi dan pembinaan karena melibatkan dua anak yang masih berstatus pelajar.

Laporan diterima Polres Sekadau pada Rabu (2/9/2026) pukul 09.13 WIB. Hanya berselang lima menit, Pamapta Regu III Polres Sekadau Aiptu Oky Kristani Priambodo langsung bergerak menuju Jalan Abadi Makmur, Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir.

Saat itu, kondisi wilayah Sekadau masih diselimuti kabut asap akibat dampak kebakaran hutan dan lahan.

“Begitu laporan diterima, kami langsung menuju lokasi untuk memastikan kejadian. Kami temui pelapor dan warga sekitar, kemudian menggali keterangan untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi,” ujar Aiptu Oky.

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 09.24 WIB. Dari keterangan pelapor dan sejumlah warga, polisi kemudian mendapatkan informasi mengenai dua remaja yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

Kediaman keduanya yang berada tidak jauh dari rumah pelapor kemudian didatangi petugas.

Di hadapan polisi, kedua remaja tersebut mengakui telah melempar batu ke atap rumah serta mematikan stut meteran listrik. Keduanya diketahui masih berstatus pelajar, masing-masing duduk di bangku SMP dan SMA.

Saat dimintai keterangan, keduanya mengaku melakukan aksi tersebut hanya karena iseng.

Alih-alih langsung membawa persoalan ke proses hukum, Aiptu Oky kemudian mempertemukan pihak pelapor dengan kedua pelajar serta orang tua masing-masing untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

Mediasi tersebut berakhir dengan kesepakatan damai. Polisi juga memberikan pembinaan kepada kedua pelajar agar memahami dampak dari perbuatannya dan tidak mengulangi tindakan serupa.

Aiptu Oky juga meminta orang tua lebih meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak-anak mereka.

“Kami juga menyampaikan kepada orang tua agar lebih memperhatikan dan mengawasi pergaulan anak-anaknya. Karena mereka masih pelajar, kami ingatkan juga agar tidak diperbolehkan mengendarai kendaraan bermotor sendiri, terutama jika belum cukup umur. Anak-anak perlu diberikan pengawasan dan nasihat agar tidak terjerumus pada hal-hal yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” katanya.

Menurutnya, pengawasan keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah anak terlibat dalam tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan lingkungan.

Sementara itu, Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Plt. Kasi Humas Polres Sekadau IPDA Iwan Kurniawan menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak selalu harus berakhir dengan penindakan hukum.

Dalam persoalan yang melibatkan anak atau remaja, pendekatan dialog, mediasi dan pembinaan juga menjadi bagian penting untuk menyelesaikan masalah sekaligus memberikan edukasi.

“Kami mengajak para orang tua untuk terus memberikan perhatian, pengawasan dan nasihat kepada anak-anaknya. Di tengah kondisi kemarau dan kabut asap, mari bersama menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan,” imbau IPDA Iwan.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu meminta bantuan kepolisian apabila menghadapi gangguan keamanan maupun persoalan yang membutuhkan kehadiran petugas.

“Jika membutuhkan bantuan atau kehadiran polisi, masyarakat dapat menghubungi layanan 110 Polres Sekadau,” pungkasnya.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa tindakan yang dianggap sekadar keisengan tetap dapat menimbulkan keresahan bagi warga. Namun, melalui respons cepat kepolisian dan keterlibatan orang tua, persoalan tersebut akhirnya dapat diselesaikan secara damai sekaligus menjadi momentum pembinaan bagi kedua pelajar.[SK]

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini