Bupati Sanggau Lantik Dikky Zulkarnain sebagai Pimpinan Baznas, Dorong Zakat Perkuat Pengentasan Kemiskinan

Sebarkan:

Dikky Zulkarnain saat menandatangani Surat Pelantikan. SUARANUSANTARA/SK
Sanggau, Kalbar (Suara Nusantara) – Bupati Sanggau Yohanes Ontot melantik dan mengambil sumpah Pergantian Antar Waktu (PAW) Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sanggau, Dikky Zulkarnain, di Aula Daranante Kantor Bupati Sanggau, Senin (31/8/2026).

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Sanggau agar semakin profesional, amanah, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam amanatnya, Yohanes Ontot menyampaikan ucapan selamat kepada Dikky Zulkarnain atas kepercayaan yang diberikan. Ia berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta berorientasi pada kepentingan umat.

“Atas nama pribadi dan pemerintah saya ucapkan selamat kepada saudara Dikky Zulkarnain, dengan harapan agar dapat menjalankan tugas pokok dan fungsi saudara sebagai pimpinan Baznas Kabupaten Sanggau dengan penuh rasa tanggung jawab,” ujar Ontot.

Menurutnya, pimpinan Baznas harus memiliki etos kerja yang tinggi dan mampu membangun koordinasi serta kolaborasi dengan berbagai pihak. Sinergi tersebut diperlukan agar program Baznas dapat berjalan efektif dan memberikan dampak yang lebih luas.

Ontot mendorong Baznas membangun komunikasi dengan jajaran perangkat daerah, dunia usaha, serta unit-unit pengelola zakat yang ada di Kabupaten Sanggau.

Ia menegaskan zakat memiliki kedudukan penting dalam kehidupan umat Islam. Selain merupakan rukun Islam ketiga, pengelolaan zakat juga telah memiliki landasan hukum melalui peraturan perundang-undangan.

“Zakat merupakan amanah dan perintah bagi umat Islam. Namun pengelolaan zakat tidak hanya dilakukan karena perintah ajaran Islam, melainkan sudah ada perundang-undangan yang mengatur yang kemudian akan berdampak positif terhadap pelaksanaan pembangunan bangsa dan negara,” katanya.

Bupati menilai pengelolaan zakat yang dilakukan secara baik, transparan, dan tepat sasaran berpotensi memberikan kontribusi terhadap pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Lebih dari sekadar kewajiban keagamaan, zakat juga memiliki nilai sosial dan kemanusiaan. Menurut Ontot, zakat dapat mendorong peningkatan keimanan dan ketakwaan, membangun etika dalam mencari nafkah secara benar dan halal, sekaligus memperkuat kepedulian terhadap sesama.

Karena itu, ia meminta jajaran Baznas Kabupaten Sanggau menjalankan amanah dengan mengutamakan kepentingan masyarakat dan menghindari kepentingan kelompok maupun organisasi.

Ontot juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan serta membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sanggau dalam menjalankan berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat.

“Semoga bekerja sesuai amanah dan meninggalkan bendera ormas masing-masing dengan semangat rukun. Dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sanggau dalam rangka mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Sanggau melalui program-program yang produktif berdasarkan peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Dengan dilantiknya pimpinan PAW tersebut, Baznas Kabupaten Sanggau diharapkan semakin mampu mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Sanggau juga berharap kolaborasi dengan Baznas dapat terus diperkuat sehingga dana umat dapat dikelola secara tepat sasaran untuk mendukung program-program produktif dan membantu masyarakat yang membutuhkan.[SK]

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini