Bangunan di Jalan H. Suwignyo Pontianak Ludes Terbakar, Api Berhasil Dikendalikan Sebelum Merembet

Sebarkan:

Petugas Damkar Swasta Kalbar berjibaku memadamkan api sebuah bangunan yang berada di H. Suwignyo, Kecamatan Pontianak Kota, ludes dilalap si jago merah pada Sabtu (1/8/2026). SUARANUSANTARA/SK
Pontianak, Kalbar (Suara Nusantara) – Sebuah bangunan di kawasan Jalan H. Suwignyo, Kecamatan Pontianak Kota, ludes terbakar pada Sabtu (1/8/2026) sore. Kebakaran tersebut sempat membuat warga sekitar panik lantaran lokasi kejadian berada di kawasan padat penduduk yang rawan terjadi perambatan api.

Kobaran api yang membesar membuat puluhan personel pemadam kebakaran (Damkar) swasta dari berbagai wilayah di Kota Pontianak langsung bergerak cepat menuju lokasi. Sejumlah armada dikerahkan untuk melakukan upaya pemadaman sekaligus melokalisir api agar tidak menjalar ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.

Berkat kesigapan para relawan pemadam dan koordinasi yang baik di lapangan, api akhirnya berhasil dikendalikan sebelum meluas ke rumah-rumah warga.

Wakil Sekretaris Forum Komunikasi (Forkom) Damkar Swasta Kalimantan Barat sekaligus anggota Damkar Karet, Harif Darman, mewakili Sekretaris Forkom Damkar Swasta Kalbar Eddy Zulkarnaen, mengatakan pihaknya menerima informasi kebakaran sekitar pukul 18.30 WIB.

“Begitu menerima laporan sekitar pukul 18.30 WIB, kami langsung mengerahkan armada dan personel menuju lokasi. Seluruh relawan bergerak cepat agar api dapat segera dikendalikan sebelum merembet ke bangunan lainnya,” ujar Harif kepada Suarakalbar.co.id.

Menurutnya, proses pemadaman berlangsung sekitar 45 menit hingga kondisi api benar-benar berhasil dipastikan padam. Kecepatan respons para petugas menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran semakin meluas.

“Alhamdulillah api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang lebih 45 menit. Beruntung kobaran api tidak sempat merembet ke rumah-rumah warga di sekitarnya dan dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun korban luka,” jelasnya.

Meski berhasil dipadamkan, bangunan yang menjadi lokasi kebakaran mengalami kerusakan parah akibat dilahap api. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan jumlah kerugian material masih dalam proses pendataan.

Pihak Damkar mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan rutin memeriksa kondisi instalasi listrik, penggunaan peralatan elektronik, serta sumber api di lingkungan tempat tinggal.

“Kewaspadaan dan pencegahan sejak dini menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko kebakaran, terlebih di kawasan permukiman yang padat,” imbau pihak Damkar.[SK]

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini