Wabup Sintang Sambut Mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga, Dorong Kolaborasi untuk Pemberdayaan Masyarakat

Sebarkan:

Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, menyambut kedatangan mahasiswa Angkatan ke-120 Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Sintang. Penyambutan berlangsung di Pendopo Bupati Sintang, Jumat (10/7/2026). SUARANUSANTARA/SK
Sintang, Kalbar (Suara Nusantara) – Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, menyambut kedatangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan ke-120 Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta yang akan melaksanakan pengabdian di sejumlah wilayah Kabupaten Sintang selama 40 hari ke depan. Penyambutan berlangsung di Pendopo Bupati Sintang, Jumat (10/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Sintang Niko Dimus, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan dosen dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, serta para mahasiswa peserta KKN.

Dalam sambutannya, Florensius Ronny menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada LPPM UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang telah mempercayakan Kabupaten Sintang sebagai lokasi pelaksanaan KKN. Menurutnya, kehadiran mahasiswa tidak hanya menjadi sarana pembelajaran lapangan, tetapi juga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada LPPM UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang telah memilih Kabupaten Sintang sebagai lokasi KKN. Semoga kegiatan ini membawa manfaat, baik bagi masyarakat maupun bagi para mahasiswa,” ujar Florensius Ronny.

Ia menilai program KKN merupakan wadah penting bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus memahami secara langsung dinamika kehidupan masyarakat di daerah.

Wakil Bupati juga mengingatkan para lurah dan perangkat wilayah yang menjadi lokasi penempatan mahasiswa agar memberikan pendampingan dan dukungan selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan peserta KKN sangat penting untuk menciptakan suasana yang nyaman dan produktif.

“Kepada lurah di lokasi KKN, mohon dijaga dan dibimbing peserta KKN yang sudah datang jauh-jauh. Mudah-mudahan kita dapat memberikan kesan yang baik dan saling bertukar pikiran untuk Kabupaten Sintang yang lebih baik, ramah, dan maju,” pesannya.

Lebih lanjut, Florensius Ronny mendorong para mahasiswa untuk mengenal lebih dekat Kabupaten Sintang, mulai dari kondisi geografis, sosial, budaya hingga potensi pembangunan yang dimiliki daerah tersebut. Pemahaman yang baik terhadap karakteristik wilayah dinilai akan membantu mahasiswa menyusun program kerja yang relevan dan berdampak bagi masyarakat.

“Saya mendorong peserta KKN untuk mencari informasi tentang Kabupaten Sintang di internet. Kabupaten Sintang memiliki luas wilayah sekitar 21.635 kilometer persegi, terdiri atas 14 kecamatan dan 391 desa. Dengan memahami karakter daerah, mahasiswa akan lebih mudah menyusun program kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Melalui pelaksanaan KKN Angkatan ke-120 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini, Pemerintah Kabupaten Sintang berharap terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara dunia akademik dan pemerintah daerah. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung percepatan pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat sekaligus memperkuat semangat pengabdian dan kepedulian sosial di tengah kehidupan masyarakat Sintang.

Kehadiran para mahasiswa KKN juga diharapkan mampu menghadirkan gagasan-gagasan inovatif yang dapat membantu masyarakat dalam berbagai sektor, mulai dari pendidikan, pemberdayaan ekonomi, lingkungan, hingga penguatan kapasitas sosial kemasyarakatan, sehingga manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat setempat.[SK]

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini