Ketapang, Kalbar (Suara Nusantara) – Kepolisian Resor Ketapang memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Ketapang saat ini dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kepastian tersebut disampaikan setelah sebelumnya terjadi kendala pasokan yang sempat menyebabkan keterbatasan BBM di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Aktivitas SPBU di Ketapang. SUARANUSANTARA/SK
Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris melalui Kasi Humas Polres Ketapang IPTU Simatupang menjelaskan, pasokan BBM telah kembali masuk ke wilayah Ketapang sehingga distribusi ke sejumlah SPBU berjalan normal.
Menurutnya, pasokan BBM dalam jumlah besar telah tiba di Terminal Fuel Jobber Ketapang pada Rabu (15/7/2026) menggunakan kapal pengangkut BBM.
“Pada Rabu, 15 Juli 2026, kapal pengangkut BBM telah tiba di Terminal Fuel Jobber Ketapang dengan membawa sekitar 1,93 juta liter BBM. Rinciannya terdiri dari 901.328 liter Pertalite, 148.101 liter Pertamax, dan 884.276 liter B40. Seluruh pasokan tersebut segera didistribusikan ke sejumlah SPBU di Kabupaten Ketapang, sehingga stok BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dipastikan aman,” ujar IPTU Simatupang dalam rilis resmi, Minggu (19/7/2026).
Ia menjelaskan, dengan masuknya tambahan pasokan tersebut, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM. Ia juga mengimbau warga agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan yang dapat mengganggu distribusi normal di lapangan.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying, karena stok yang tersedia saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.
IPTU Simatupang menambahkan, Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama pihak Pertamina telah melakukan koordinasi untuk memastikan keberlangsungan pasokan BBM di daerah tersebut.
Koordinasi tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi agar kebutuhan bahan bakar masyarakat tetap terpenuhi, terutama untuk mendukung aktivitas transportasi, perekonomian, dan pelayanan publik.
Selain memastikan ketersediaan pasokan, Polres Ketapang juga terus melakukan pengawasan terhadap proses distribusi BBM di lapangan.
Pengawasan tersebut bertujuan memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai ketentuan serta mencegah adanya praktik penyalahgunaan maupun penimbunan yang dapat merugikan masyarakat.
“Polres Ketapang akan terus melakukan pengawasan terhadap penyaluran BBM agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta mencegah potensi penyalahgunaan maupun penimbunan BBM. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif,” tegas IPTU Simatupang.
Dengan kembali normalnya distribusi BBM, pemerintah dan aparat berharap aktivitas masyarakat serta roda perekonomian di Kabupaten Ketapang dapat berjalan lancar tanpa hambatan akibat keterbatasan pasokan bahan bakar.
Masyarakat juga diharapkan tetap menggunakan BBM secara bijak serta mendukung upaya bersama dalam menjaga kelancaran distribusi energi di Kabupaten Ketapang.[SK]