Lombok, Kalbar (Suara Nusantara) – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan pentingnya peran Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) sebagai wadah strategis untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antardaerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan nasional yang semakin kompleks..jpeg)
Gubernur Kalbar Ria Norsan saat menghadiri Gala Dinner APPSI yang digelar di Taman Aruna Senggigi Beach Hotel, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu malam (15/7/2026). SUARANUSANTARA/SK
Pernyataan tersebut disampaikan Ria Norsan saat menghadiri Gala Dinner APPSI yang digelar di kawasan Taman Aruna Senggigi Beach Hotel, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu malam (15/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Rapat Kerja Gubernur dan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) APPSI 2026 yang mempertemukan para kepala daerah dari seluruh Indonesia.
Menurut Ria Norsan, APPSI memiliki peran penting sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, sekaligus menjadi forum strategis dalam menyelaraskan berbagai kebijakan pembangunan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.
“Tantangan pembangunan nasional saat ini memerlukan koordinasi yang lebih erat antarprovinsi, terutama dalam menghadapi dinamika ekonomi serta berbagai isu pembangunan strategis di masing-masing daerah,” ujar Ria Norsan.
Ia menilai sinergi antardaerah menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan yang merata, terutama di tengah berbagai tantangan global dan nasional yang membutuhkan respons bersama dari seluruh pemerintah provinsi.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kalbar juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat yang dinilai berhasil menjadi tuan rumah penyelenggaraan agenda nasional tersebut dengan baik.
“Kami mengapresiasi Pemerintah Provinsi NTB atas penyelenggaraan gala dinner ini. Kegiatan ini tidak hanya berjalan dengan baik, tetapi juga mampu membangun suasana kekeluargaan dan kebersamaan di antara para gubernur serta delegasi dari seluruh Indonesia,” katanya.
Ria Norsan berharap berbagai gagasan, rekomendasi, dan hasil pembahasan yang lahir dalam forum APPSI dapat ditindaklanjuti menjadi kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh daerah.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk terus mendukung langkah-langkah strategis APPSI dalam mengawal kebijakan nasional agar tetap sejalan dengan kebutuhan dan karakteristik pembangunan di daerah.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berkomitmen mendukung langkah-langkah strategis APPSI dalam mengawal berbagai kebijakan pemerintah pusat agar selaras dengan kebutuhan pembangunan di daerah,” tegasnya.
Sementara itu, Gubernur Nusa Tenggara Barat H. Lalu Gita Ariadi menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada NTB sebagai tuan rumah Rapat Kerja dan Munaslub APPSI Tahun 2026.
Menurutnya, agenda tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi antardaerah dalam menghadapi berbagai isu pembangunan nasional. Ia mengungkapkan sedikitnya 24 gubernur beserta wakil gubernur dari berbagai provinsi hadir dalam kegiatan tersebut, menjadikannya salah satu forum APPSI dengan tingkat partisipasi kepala daerah yang cukup tinggi.
Selain membahas isu-isu strategis pemerintahan dan pembangunan, Lalu Gita juga mengajak seluruh peserta untuk menikmati berbagai destinasi wisata unggulan NTB, termasuk kawasan Sirkuit Mandalika yang telah menjadi ikon pariwisata nasional dan internasional.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa APPSI merupakan mitra strategis pemerintah pusat dalam memastikan sinkronisasi kebijakan nasional dengan pelaksanaan pembangunan di tingkat daerah.
“Ke depan, tantangan pembangunan membutuhkan komunikasi yang semakin intensif agar seluruh program prioritas nasional dapat diimplementasikan secara efektif di tingkat provinsi,” ujarnya.
Bima Arya juga memberikan apresiasi terhadap komitmen para gubernur yang terus menjaga komunikasi dan dialog konstruktif melalui forum APPSI sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama antardaerah.
“Kehadiran para kepala daerah di NTB menunjukkan komitmen bersama untuk memperkuat persatuan sekaligus membangun sinergi antardaerah demi kemajuan Indonesia,” katanya.
Ia berharap APPSI tidak hanya menjadi wadah silaturahmi antarkepala daerah, tetapi juga mampu menghasilkan berbagai rekomendasi kebijakan yang implementatif untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan daerah, dan mendorong kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.
Melalui forum tersebut, para gubernur diharapkan dapat memperkuat kolaborasi lintas wilayah sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis yang mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan nasional secara lebih efektif dan berkelanjutan.[SK]