Mempawah, Kalbar (Suara Nusantara) – Komunitas Mini 4WD Mempawah siap menggelar ajang bergengsi Mempawah Tamiya Cup 2026 pada 18-19 Juli 2026 mendatang. Kejuaraan yang akan berlangsung di Rumah Budaya Melayu, Jalan Raden Kusno, Mempawah, ini menjadi kompetisi resmi pertama yang diharapkan mampu mewadahi para pegiat Mini 4WD atau Tamiya di Kabupaten Mempawah..jpg)
Komunitas Mini 4WD Mempawah yang akan menggelar Kejuaraan Mempawah Tamiya Cup 2026 pada 18-19 Juli 2026. SUARANUSANTARA/SK
Ketua Komunitas Mini 4WD Mempawah, Dedy Prastiono, mengatakan bahwa Mini 4WD merupakan salah satu cabang olahraga otomotif yang berada di bawah naungan Ikatan Motor Indonesia (IMI). Menurutnya, olahraga tersebut tidak hanya mengandalkan kecepatan kendaraan mini di lintasan, tetapi juga membutuhkan kemampuan teknis, ketelitian, kreativitas, dan strategi dalam merakit serta menyetel performa mobil.
“Mini 4WD bukan sekadar permainan. Ada unsur teknik, kreativitas, dan sportivitas yang sangat kuat dalam olahraga ini,” ujar Dedy.
Ia mengungkapkan, minat masyarakat terhadap Mini 4WD di Kabupaten Mempawah terus menunjukkan tren positif dalam dua tahun terakhir. Hal itu terlihat dari semakin berkembangnya komunitas dan meningkatnya jumlah racer yang aktif mengikuti berbagai kejuaraan regional di Pontianak, Singkawang, hingga Sambas.
Saat ini, tercatat lebih dari 100 racer aktif di Kabupaten Mempawah dengan rentang usia mulai dari 10 hingga 45 tahun. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa olahraga Mini 4WD mampu menarik minat berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa.
Namun, tingginya antusiasme tersebut belum diimbangi dengan tersedianya kompetisi resmi yang rutin digelar di daerah. Selama ini para racer Mempawah harus mengikuti perlombaan di luar daerah untuk mengasah kemampuan dan menambah pengalaman bertanding.
“Keikutsertaan dalam kompetisi di luar daerah tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Karena itu kami berinisiatif menghadirkan kejuaraan resmi di Mempawah sebagai wadah pembinaan dan pengembangan atlet,” jelasnya.
Mengusung tema “Mempawah Merugas, Adu Skill Tanpa Batas”, Mempawah Tamiya Cup 2026 tidak hanya menjadi arena persaingan para racer, tetapi juga momentum memperkenalkan eksistensi Komunitas Mini 4WD Mempawah kepada masyarakat luas.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat silaturahmi antar komunitas Mini 4WD se-Kalimantan Barat serta memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi kreatif melalui keterlibatan pelaku UMKM lokal selama pelaksanaan kegiatan.
Pada kejuaraan tersebut, panitia akan mempertandingkan kategori Indonesia Damper Class (IDC) dengan regulasi yang mengacu pada aturan resmi Tamiya Indonesia.
Panitia menargetkan sebanyak 150 hingga 200 racer akan ambil bagian dalam kompetisi ini. Peserta diperkirakan berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Barat, seperti Kabupaten Mempawah, Kota Pontianak, Singkawang, Sambas, Bengkayang, Landak, serta komunitas Mini 4WD lainnya.
Dedy berharap Mempawah Tamiya Cup 2026 dapat menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem olahraga Mini 4WD yang lebih maju dan berkelanjutan di Kalimantan Barat.
“Melalui kejuaraan ini, kami berharap lahir bibit-bibit atlet Mini 4WD yang mampu bersaing di tingkat Kejurda, Kejurnas hingga Pekan Olahraga Nasional (PON). Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana positif bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan teknis, serta menjunjung tinggi sportivitas,” pungkasnya.[SK]