Sekadau, Kalbar (Suara Nusantara) – Musim panen durian kembali menjadi berkah bagi masyarakat Kabupaten Sekadau. Di tengah melimpahnya hasil panen, puluhan pedagang musiman bermunculan di berbagai sudut kota untuk menjajakan buah berduri tersebut, sekaligus membuka peluang menambah penghasilan.
Bastian Rudi menunggu lapak durian di pasar Sekadau, Sabtu (7/7/2026). SUARANUSANTARA/SK
Salah satu pedagang musiman yang rutin memanfaatkan momentum ini adalah Bastian Rudi, warga Sekadau Pasar. Dengan modal awal sekitar Rp2 juta, ia membuka lapak durian di kawasan Pasar Kujang, Lawang Kuari, dan melayani pembeli setiap hari mulai pukul 18.00 WIB hingga 21.00 WIB.
Bastian menuturkan, hasil penjualan durian tidak selalu stabil. Menurutnya, faktor cuaca dan tingkat keramaian pengunjung sangat memengaruhi omzet yang diperoleh setiap harinya.
"Tergantung cuaca, kadang ramai kadang tidak. Setidaknya bisa dapat sekitar satu juta atau lebih dalam dua hari," ujarnya saat ditemui di lapaknya.
Untuk menarik minat pembeli, Bastian menyediakan durian dengan harga yang ramah di kantong, mulai dari Rp5.000, Rp15.000 hingga Rp20.000 per buah. Variasi harga tersebut membuat masyarakat dari berbagai kalangan dapat menikmati buah yang dikenal sebagai "raja buah" itu.
Menurutnya, penjualan biasanya mengalami lonjakan pada akhir pekan, terutama malam Minggu, ketika aktivitas masyarakat di kawasan Pasar Kujang meningkat.
"Biasanya malam Minggu memang lebih ramai," katanya.
Bastian mengungkapkan, usaha berjualan durian bukanlah hal baru bagi keluarganya. Tradisi tersebut telah diwariskan sejak masa ayahnya dan kini terus ia lanjutkan sebagai salah satu sumber penghasilan musiman.
Ia berharap musim durian tahun ini membawa hasil yang lebih baik dan usahanya dapat terus berkembang pada musim panen berikutnya.
"Kalau ada rezeki, Alhamdulillah kita lanjut. Apa yang ingin kita usahakan, tetap kita usahakan," ungkapnya.
Musim durian tidak hanya memberikan keuntungan bagi para pedagang, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Kehadiran lapak-lapak durian di berbagai titik Kota Sekadau menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang ingin menikmati buah musiman sekaligus memberikan peluang usaha bagi pedagang lokal.
Dengan tingginya antusiasme masyarakat setiap musim panen, durian telah menjadi salah satu komoditas musiman yang mampu menciptakan perputaran ekonomi di tingkat lokal, mulai dari petani, pengepul, hingga pedagang eceran. Momentum ini pun diharapkan terus memberikan manfaat bagi pelaku usaha kecil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sekadau.[SK]