Pontianak, Kalbar (Suara Nusantara) – Kebakaran hebat kembali melanda Kota Pontianak. Sedikitnya enam unit rumah toko (ruko) di Jalan Tanjungpura, Kecamatan Pontianak Selatan, hangus dilalap si jago merah pada Jumat (3/7/2026) sore.
Peristiwa Kebakaran di Jalan Tanjung Pura, Pontianak Selatan, Jum’at sore (03/07/2026) hanguskan 6 bangunan. SUARANUSANTARA/SK
Kobaran api yang diduga pertama kali muncul dari salah satu ruko di bagian tengah deretan bangunan dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan lain di sekitarnya. Sejumlah ruko yang terdampak diketahui digunakan sebagai tempat usaha mebel dan penjualan sepeda.
Asap hitam pekat yang membumbung tinggi sempat menarik perhatian warga dan pengguna jalan. Banyak warga berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dievakuasi sebelum api menghanguskan seluruh bangunan.
Salah seorang saksi mata, Ardi, mengaku sedang bekerja ketika melihat kepulan asap tebal dari arah lokasi kebakaran.
"Lagi kerja, kejadian awal mungkin sekitar jam 4. Saya lihat di Bintang Jaya, tahunya sudah ada asap saja," ujarnya.
Mendapat laporan kebakaran, puluhan relawan pemadam kebakaran bersama petugas gabungan segera dikerahkan ke lokasi. Proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena kobaran api telah membesar saat armada pemadam tiba di tempat kejadian.
Ketua Pemadam Kebakaran Vois, Bie Chung, mengatakan pihaknya menerima informasi kebakaran sekitar pukul 16.00 WIB dan langsung mengerahkan sejumlah armada untuk melakukan pemadaman.
"Tadi api muncul sekitar pukul 4. Saya tidak memantau langsung, hanya dapat informasi terjadi kebakaran, langsung meluncur ke TKP. Mungkin ada enam sampai tujuh ruko," katanya.
Menurut Bie Chung, hingga saat ini asal mula munculnya api masih belum dapat dipastikan karena kondisi api sudah sangat besar ketika petugas tiba di lokasi.
"Untuk sumber api belum pasti, karena kita datang api sudah besar, api sudah membumbung. Untuk sementara korban jiwa belum diketahui," jelasnya.
Berkat kerja sama puluhan relawan pemadam kebakaran, petugas TNI-Polri, serta instansi terkait, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke bangunan lain di kawasan padat pertokoan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, petugas pemadam masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala. Sementara itu, aparat kepolisian mulai melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kebakaran.
Belum ada keterangan resmi mengenai nilai kerugian material maupun ada tidaknya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh informasi masih menunggu hasil pendataan dan penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.[SK]