Pontianak, Kalbar (Suara Nusantara) – Satuan Brimob Polda Kalimantan Barat terus memperkuat pengawasan keamanan di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia melalui pelaksanaan patroli gabungan dalam rangka Operasi Pengamanan Perbatasan. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di wilayah perbatasan negara, Selasa (23/6/2026).
Satbrimob Polda Kalbar laksanakan patroli gabungan dalam rangka operasi pengamanan perbatasan RI–Malaysia menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan negara. SUARANUSANTARA/SK
Patroli gabungan menyasar sejumlah titik yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi. Personel gabungan melakukan pemantauan langsung di lapangan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk aktivitas yang dapat mengancam stabilitas wilayah perbatasan.
Dalam kegiatan tersebut, Satbrimob Polda Kalbar menerjunkan sebanyak 10 personel yang dipimpin Wadanki II Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kalbar, Ipda Agus Hani. Kehadiran aparat di wilayah perbatasan menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memperkuat pengawasan sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan rasa aman.
Selain menjaga keamanan wilayah, patroli tersebut juga menjadi sarana mempererat koordinasi dan sinergi antarinstansi dalam menjaga kedaulatan negara. Pengawasan secara rutin diharapkan mampu mempersempit ruang gerak berbagai aktivitas ilegal yang berpotensi terjadi di kawasan perbatasan.
Wadanki II Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kalbar, Ipda Agus Hani, mengatakan patroli gabungan merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kehadiran aparat di tengah masyarakat serta memastikan kondisi wilayah perbatasan tetap aman.
“Patroli ini merupakan salah satu langkah konkret untuk meningkatkan pengawasan sekaligus mempertegas kehadiran aparat di wilayah perbatasan. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan terlindungi,” ujarnya.
Menurutnya, kawasan perbatasan memiliki tantangan keamanan yang cukup kompleks sehingga membutuhkan pengawasan berkelanjutan. Beberapa potensi pelanggaran hukum yang menjadi perhatian aparat di antaranya penyelundupan barang, perlintasan orang tanpa dokumen resmi, serta berbagai bentuk tindak kriminal lainnya.
Selain melakukan pemantauan, personel gabungan juga memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Masyarakat di kawasan perbatasan diharapkan tidak ragu melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang dapat mengganggu keamanan.
“Laporan masyarakat sangat penting untuk membantu aparat dalam menjaga keamanan kawasan perbatasan. Jika menemukan hal-hal yang mencurigakan, segera laporkan melalui Call Center 110 agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” tutup Ipda Agus Hani.
Melalui patroli gabungan tersebut, Satbrimob Polda Kalbar menegaskan komitmennya untuk terus hadir menjaga wilayah perbatasan, memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, serta menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang berada di kawasan terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia. [SK]