Rupiah Melemah, Warga Malaysia Makin Ramai Tukar Ringgit ke Rupiah di Pontianak

Sebarkan:

Yoga, Staff Money Changer saat menunjukan uang ringgit Malaysia. SUARANUSANTARA/SK
Pontianak. kalbar (Suara Nusantara) – Kondisi nilai tukar rupiah yang terus melemah dalam beberapa waktu terakhir berdampak pada dinamika transaksi valuta asing di Kalimantan Barat. Menariknya, situasi ini justru membuat warga Malaysia semakin ramai menukarkan ringgit ke rupiah di Pontianak, sementara warga lokal cenderung lebih berhati-hati untuk menukar rupiah ke mata uang asing.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh staf salah satu jasa penukaran uang (money changer) Gemilang di Pontianak, Yoga, yang menyebutkan adanya peningkatan aktivitas penukaran uang oleh warga negara Malaysia yang datang ke Kalbar.

“Kalau orang Malaysia biasanya di sini banyak yang tukar. Mereka lihat kurs rupiah masih lebih murah, jadi satu ringgit bisa dapat sekitar Rp4 ribu lebih. Mereka jadi lebih tertarik datang ke sini untuk jajan dan belanja,” ujar Yoga saat ditemui, Rabu (03/06/2026).

Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir pola transaksi wisatawan Malaysia juga mengalami perubahan. Jika sebelumnya mereka membawa uang dalam jumlah besar saat berkunjung ke Kalbar, kini nominal yang dibawa cenderung lebih kecil karena dianggap sudah mencukupi kebutuhan selama berada di Pontianak.

“Kalau dulu bisa bawa sampai 1.000 ringgit, sekarang 400 sampai 500 ringgit saja sudah cukup untuk sekitar satu minggu di Pontianak untuk makan dan belanja,” jelasnya.

Sebaliknya, masyarakat Kalimantan Barat justru semakin jarang menukarkan rupiah ke ringgit Malaysia. Kenaikan nilai tukar membuat masyarakat berpikir dua kali untuk bepergian ke luar negeri.

“Kalau warga kita sekarang lebih berhitung, karena kurs sudah naik. Dulu sekitar Rp3.200, sekarang hampir Rp4.500 per ringgit. Jadi banyak yang menunda atau mengurangi perjalanan ke Malaysia,” tambahnya.

Ia juga menyebutkan bahwa selain ringgit, pergerakan nilai tukar terhadap dolar Amerika Serikat turut mempengaruhi aktivitas masyarakat. Saat ini, rupiah terhadap dolar berada di kisaran Rp18.000 per USD.

Fenomena ini menunjukkan bahwa fluktuasi nilai tukar tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi makro, tetapi juga langsung terasa pada aktivitas harian masyarakat di wilayah perbatasan seperti Kalimantan Barat.[SK]

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini