Pria 60 Tahun Hilang di Perkebunan Sawit Sekadau, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Intensif

Sebarkan:

Tim SAR Gabungan Cari Pria Hilang di Kebun Sawit Sekadau Hulu. SUARANUSANTARA/SK
Sekadau, Kalbar (Suara Nusantara) – Tim SAR Gabungan melakukan operasi pencarian terhadap Sehat (60), warga Dusun Deranuk RT 002/RW 001, Desa Deranuk, Kecamatan Jelai Hulu, Kabupaten Ketapang, yang dilaporkan hilang di kawasan perkebunan kelapa sawit di Dusun Segiam, Desa Sekonau, Kecamatan Sekadau Hulu, Kabupaten Sekadau.

Operasi pencarian dilakukan setelah keluarga melaporkan korban tak kunjung kembali ke rumah. Sebelumnya, keluarga bersama warga setempat telah berupaya melakukan pencarian secara mandiri, namun hingga kini keberadaan korban masih belum diketahui.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, I Made Junetra, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan hilangnya korban dengan mengerahkan personel dari Pos SAR Sintang untuk bergabung bersama unsur SAR gabungan di lokasi kejadian.

"Begitu menerima laporan, kami langsung mengerahkan satu tim Rescue dari Pos SAR Sintang menuju lokasi untuk bergabung dengan unsur SAR gabungan dalam melaksanakan operasi pencarian," ujar I Made Junetra.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Sehat diketahui terakhir kali berada di rumah pada Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Ketika keluarga menyadari korban tidak berada di rumah dan tidak kunjung kembali, kekhawatiran pun mulai muncul sehingga dilakukan pencarian di sekitar lingkungan tempat tinggal.

Keterangan dari salah seorang warga, Ibu Ila, menyebutkan bahwa korban terakhir kali terlihat berjalan menuju kawasan di belakang permukiman, tepatnya ke arah sarang burung walet yang berbatasan langsung dengan areal perkebunan kelapa sawit. Setelah itu, korban tidak pernah terlihat lagi.

Pihak keluarga menduga korban tersesat di kawasan perkebunan yang memiliki area cukup luas dan medan yang sulit dilalui. Kekhawatiran semakin besar mengingat korban diketahui memiliki riwayat gangguan jiwa, sehingga dikhawatirkan mengalami kebingungan dan kesulitan menemukan jalan pulang.

Untuk mendukung operasi pencarian, Tim Rescue Pos SAR Sintang diberangkatkan menggunakan kendaraan rescue D-Max dengan membawa berbagai perlengkapan, di antaranya alat navigasi, peralatan evakuasi, perlengkapan medis, serta perangkat komunikasi yang dibutuhkan selama operasi berlangsung.

Sebelum kedatangan tim SAR, keluarga bersama masyarakat telah menyisir sejumlah titik di sekitar perkebunan sawit dan jalur yang diduga dilalui korban. Namun hingga laporan diterima Basarnas, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Tim SAR Gabungan kini terus melakukan penyisiran secara sistematis di kawasan perkebunan kelapa sawit, area semak belukar, hingga lokasi-lokasi yang diperkirakan menjadi jalur pergerakan korban. Koordinasi juga terus dilakukan dengan aparat desa, relawan, dan masyarakat setempat untuk memperluas jangkauan pencarian.

I Made Junetra mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi agar turut membantu proses pencarian dengan segera melaporkan kepada petugas apabila melihat atau menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

"Kami berharap masyarakat dapat segera memberikan informasi kepada petugas apabila menemukan petunjuk maupun melihat keberadaan korban, sehingga proses pencarian dapat dilakukan lebih efektif dan korban bisa segera ditemukan," katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian secara intensif di kawasan perkebunan kelapa sawit dan sejumlah lokasi di sekitar Desa Sekonau. Operasi pencarian akan terus dilanjutkan sesuai prosedur SAR hingga korban ditemukan atau berdasarkan hasil evaluasi di lapangan.[SK]

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini