Mempawah, Kalbar (Suara Nusantara) – Warga Desa Sengkubang, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, digegerkan dengan penemuan seorang perempuan yang ditemukan meninggal dunia di tepi Jalan Raya Sengkubang, RT 005 RW 002, Dusun Suka Damai, Sabtu (20/6/2026) pagi.
Seorang perempuan ditemukan meninggal dunia di tepi Jalan Raya Sengkubang, RT 005 RW 002, Dusun Suka Damai, Desa Sengkubang, Kecamatan Mempawah Hilir, Sabtu (20/6/2026). SUARANUSNTARA/SK
Korban ditemukan dalam kondisi terlungkup di pinggir jalan dengan sebagian tubuhnya hampir masuk ke dalam parit. Saat ditemukan, korban mengenakan pakaian berwarna putih dan celana panjang hitam.
Penemuan tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 05.50 WIB oleh seorang warga setempat bernama Kasim yang sedang melintas di lokasi. Menyadari adanya seseorang yang tergeletak tanpa tanda-tanda kehidupan, saksi segera memberitahukan kejadian itu kepada warga sekitar.
Tak lama kemudian, informasi mengenai penemuan jenazah tersebut diteruskan kepada pihak kepolisian. Sekitar pukul 06.04 WIB, laporan resmi diterima oleh Bhabinkamtibmas Desa Sengkubang yang langsung berkoordinasi dengan piket Polsek Mempawah Hilir serta piket Satuan Lalu Lintas Polres Mempawah.
Petugas yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal dan mengamankan area sekitar. Kehadiran aparat kepolisian di lokasi sempat menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut.
Sejumlah personel kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan berbagai petunjuk yang dapat mengungkap penyebab pasti kematian korban.
Berdasarkan hasil identifikasi, korban diketahui bernama Sunarti (51), seorang ibu rumah tangga yang berdomisili di Jalan Raya Sengkubang RT 005 RW 002, Desa Sengkubang, Kecamatan Mempawah Hilir.
Dari hasil olah TKP dan keterangan sejumlah saksi, korban diduga meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas jenis tabrak lari. Dugaan tersebut diperkuat dengan ditemukannya pecahan lampu kendaraan di sekitar lokasi penemuan korban.
Petugas menduga korban tertabrak kendaraan yang kemudian meninggalkan lokasi kejadian tanpa memberikan pertolongan maupun melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak berwenang.
Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr. Rubini Mempawah untuk dilakukan penanganan lebih lanjut serta keperluan penyelidikan.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi kendaraan yang diduga terlibat dalam insiden tersebut. Polisi juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta menelusuri kemungkinan adanya rekaman CCTV di sekitar lokasi guna mengungkap pelaku tabrak lari.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor guna membantu proses penyelidikan dan mempercepat pengungkapan kasus.[SK]