Sanggau (Suara Sanggau) – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV Tingkat Kabupaten Sanggau resmi dibuka oleh Bupati Sanggau Yohanes Ontot di Lapangan Bumi Darma, Kecamatan Tayan Hulu, Minggu (21/6/2026).
Pembukaan ajang syiar Islam tersebut berlangsung meriah dan diikuti oleh para kafilah dari 15 kecamatan se-Kabupaten Sanggau, serta dihadiri para camat, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau, unsur pemerintah daerah, dan sejumlah undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Sanggau Yohanes Ontot menegaskan bahwa pelaksanaan MTQ bukan hanya sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, melainkan bagian dari syiar Islam dan upaya bersama untuk semakin mendekatkan masyarakat dengan nilai-nilai Al-Qur’an.
“MTQ bukan sekadar lomba membaca Al-Qur’an. Ini adalah syiar Islam dan ikhtiar kita untuk mengenalkan bacaan Al-Qur’an di tengah masyarakat,” ujar Yohanes Ontot.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Sanggau, Bupati menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh kafilah yang hadir dari 15 kecamatan. Ia juga mengapresiasi seluruh masyarakat dan panitia yang telah berpartisipasi sehingga pembukaan MTQ XXXIV dapat berlangsung dengan baik dan lancar.
Menurut Bupati, tema yang diangkat dalam MTQ tahun ini sangat sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Sanggau, yakni “Mewujudkan Masyarakat Sanggau yang Qur’ani, Cerdas, dan Berakhlak Mulia Menuju Sanggau Maju dan Bermartabat.”
Ia berharap melalui kegiatan MTQ, lahir generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan dalam membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Kepada para peserta, khususnya qari dan qari’ah, Bupati berpesan agar tampil dengan kemampuan terbaik dan menjadikan ajang tersebut sebagai sarana meningkatkan kualitas diri.
“Juara itu bonus. Yang utama adalah niat ibadah, fastabiqul khairat, berlomba dalam kebaikan. Jadikan MTQ ini untuk mengasah kualitas diri sebagai generasi Qur’ani,” pesannya.
Bupati juga mengingatkan kepada Dewan Hakim agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta memberikan penilaian secara jujur, adil, dan objektif.
“Di pundak Dewan Hakim terletak marwah MTQ. Dari sinilah akan lahir qari dan qari’ah terbaik yang nantinya siap mengharumkan nama Kabupaten Sanggau pada MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Yohanes Ontot mengajak seluruh masyarakat agar semangat MTQ tidak hanya berhenti di arena perlombaan. Ia mendorong agar kegiatan keagamaan seperti gerakan Magrib Mengaji, rumah tahfidz, serta pendidikan Al-Qur’an terus digalakkan hingga ke pelosok kampung.
“Jadikan semangat MTQ ini tidak berhenti di arena. Mari kita galakkan Magrib Mengaji, rumah tahfidz, dan pendidikan Al-Qur’an di kampung-kampung,” katanya.
Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sanggau berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan syiar Islam dan pembinaan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ).
“Kita ingin Sanggau tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual,” pungkasnya.
MTQ XXXIV Kabupaten Sanggau menjadi momentum penting dalam memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus menjadi wadah mencari bibit-bibit terbaik yang akan mewakili Kabupaten Sanggau pada ajang MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat.[Hermansyah]
