BULOG Sanggau Percepat Penyaluran Bantuan Pangan, Stok Beras Dipastikan Aman hingga Akhir Tahun

Sebarkan:

Stok Beras Aman, Bantuan Pangan Sanggau-Sekadau Sudah Terealisasi 65,23 Persen. SUARANUSANTARA/SK
Sanggau, Kalbar (Suara Nusantara) – Perum BULOG terus memperkuat perannya dalam menjaga stabilitas pangan nasional melalui percepatan penyaluran Bantuan Pangan Beras, Minyak Goreng Minyakita, serta distribusi beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di berbagai wilayah.

Kepala Perum BULOG Cabang Sanggau, Kartika, menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai instrumen untuk mengantisipasi dinamika harga beras, salah satunya melalui percepatan distribusi bantuan pangan dan optimalisasi penyaluran SPHP ke pasar-pasar rakyat.

“Hingga awal Juni 2026, stok beras yang dikelola BULOG sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan program bantuan pangan, SPHP, serta intervensi pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Ia menjelaskan, realisasi penyaluran bantuan pangan untuk wilayah Sanggau–Sekadau hingga 6 Juni 2026 telah mencapai 65,23 persen. Adapun rinciannya yakni beras sebanyak 725.400 kilogram dari target 1.112.120 kilogram, serta Minyakita sebanyak 145.080 liter dari target 222.424 liter. Pemerintah menargetkan seluruh distribusi bantuan dapat tersalurkan hingga akhir Juni 2026.

Percepatan penyaluran ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap penguatan daya beli masyarakat sekaligus menekan potensi kenaikan harga beras di tingkat konsumen.

Selain bantuan pangan, BULOG juga mengoptimalkan distribusi beras SPHP hingga 657.405 kilogram melalui berbagai saluran, seperti pasar tradisional, kios pangan, Gerakan Pangan Murah (GPM), serta jaringan pengecer yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.

“Beras SPHP merupakan instrumen strategis pemerintah untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan beras dengan harga terjangkau. Penyalurannya terus kami percepat dan perluas agar manfaatnya dirasakan merata di seluruh wilayah kerja BULOG Cabang Sanggau,” jelas Kartika.

Pemerintah menilai kombinasi antara bantuan pangan dan distribusi SPHP serta Minyakita efektif menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasar. Dengan ketersediaan stok yang kuat dan jaringan distribusi yang luas, masyarakat diimbau untuk tetap tenang.

“Kami mengajak masyarakat tidak perlu khawatir karena stok beras nasional sangat mencukupi. BULOG bersama Badan Pangan Nasional (Badan Pangan Nasional) dan seluruh pemangku kepentingan akan terus memastikan stabilitas harga serta ketersediaan pangan,” tutupnya.[SK]

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini