![]() |
| Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memimpin tim sidak kehadiran ASN usai libur lebaran.SUARANUSANTARA/SK |
Tim yang terbagi dalam lima kelompok tersebut memantau kehadiran ASN di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD). Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, memimpin langsung sidak di Kantor Terpadu Sutoyo dengan memeriksa absensi pegawai di empat instansi, yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, serta Dinas Tenaga Kerja.
Hasil peninjauan menunjukkan bahwa secara umum ASN telah kembali masuk kerja dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik. Meski demikian, masih terdapat beberapa pegawai yang belum hadir karena alasan cuti maupun sakit.
“Secara umum ASN di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak sudah masuk kerja dan pelayanan tetap berjalan, terutama di Disdukcapil. Memang ada beberapa staf yang tidak masuk karena izin sakit dan masih cuti, tetapi pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal,” ujar Edi usai sidak, Rabu (25/03/2026).
Ia menegaskan bahwa kehadiran ASN di hari-hari awal kerja setelah libur panjang sangat penting untuk menjaga kualitas pelayanan publik. Oleh karena itu, seluruh ASN diingatkan untuk kembali meningkatkan kinerja dan kedisiplinan.
Terkait penegakan disiplin, Edi menjelaskan bahwa pemerintah telah memiliki mekanisme yang jelas sesuai aturan tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Pemberian sanksi dilakukan secara bertahap, mulai dari teguran lisan, tertulis, hingga hukuman yang lebih berat.
Namun, penerapan sanksi tetap mempertimbangkan kondisi di lapangan, termasuk kendala yang mungkin dihadapi pegawai, seperti persoalan transportasi selama arus mudik.
Menurutnya, momentum Idulfitri harus dimanfaatkan sebagai titik awal untuk memperkuat semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kita harapkan setelah libur Lebaran ini, ASN bisa bekerja lebih semangat. Jadikan momentum ini untuk meningkatkan pelayanan yang cepat, baik, dan responsif,” tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya memberikan pelayanan dengan sepenuh hati agar berbagai persoalan masyarakat dapat diselesaikan secara optimal.
“Pelayanan harus dilakukan dengan hati, sehingga persoalan-persoalan di Kota Pontianak bisa kita atasi dan selesaikan dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.[SK].jpeg)