Pontianak, Kalbar (Suara Nusantara) – Program kepedulian sosial yang dijalankan PT Dharma Inti Bersama (DIB) selama bulan suci Ramadan mendapat apresiasi dari Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan. Melalui kegiatan berbagi kepada masyarakat, perusahaan tersebut dinilai turut memperkuat semangat kebersamaan serta sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat di Kalimantan Barat.
Apresiasi itu disampaikan Gubernur saat menghadiri kegiatan Silaturahmi Ramadan 1447 H/2026 M yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI), Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), serta sejumlah organisasi kemasyarakatan Islam di Pendopo Gubernur Kalbar, Selasa (3/3/2026).
Kegiatan tersebut juga dihadiri anak-anak yatim serta perwakilan organisasi perempuan seperti Dekranasda dan PKK. Acara diisi dengan khataman Al-Qur’an, buka puasa bersama, serta penyerahan bantuan kepada kaum dhuafa, fakir miskin, dan marbot masjid.
Dalam kesempatan tersebut, PT Dharma Inti Bersama yang merupakan pengelola Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) di Kabupaten Kayong Utara menyalurkan 1.000 paket sembako disertai santunan uang tunai bagi anak-anak yatim. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada para penerima manfaat melalui lembaga dan organisasi kemasyarakatan yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan bahwa keterlibatan dunia usaha sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah. Kontribusi tersebut tidak hanya melalui investasi dan penciptaan lapangan kerja, tetapi juga melalui kepedulian sosial kepada masyarakat.
“Pada kesempatan ini, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sinergitas PT Dharma Inti Bersama melalui paket bantuan yang telah disampaikan. Kontribusi tersebut merupakan wujud nyata kepedulian dan kemitraan dunia usaha dalam mendukung kegiatan sosial di daerah kita,” ujar Ria Norsan.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan dunia usaha dapat terus diperkuat sehingga memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Kalimantan Barat.
“Mari kita satukan langkah dan kontribusi sesuai peran masing-masing. Pemerintah menjalankan kebijakan dan pelayanan dengan integritas, organisasi kemasyarakatan memperkuat pembinaan umat, dunia usaha menggerakkan perekonomian, dan masyarakat mendukung dengan partisipasi serta kepedulian. Ketika seluruh kontribusi itu berjalan seirama, maka kemajuan Kalimantan Barat akan dirasakan secara luas oleh masyarakat,” tambahnya.
Perwakilan PT Dharma Inti Bersama, Sumarno, mengatakan bantuan yang disalurkan dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir dan berbagi dengan masyarakat.
“Melalui momentum Ramadan ini, PT Dharma Inti Bersama menyalurkan 1.000 paket sembako disertai santunan uang tunai sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat, khususnya kaum dhuafa, fakir miskin, dan marbot masjid. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, apresiasi serupa juga disampaikan Wakil Bupati Kayong Utara Amru Chanwari saat kegiatan buka puasa bersama Pemerintah Kabupaten Kayong Utara pada Minggu (8/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Amru mengungkapkan terima kasih kepada PT DIB yang telah menyalurkan santunan kepada 381 anak yatim serta 977 paket sembako bagi keluarga prasejahtera. Para penerima manfaat berasal dari delapan desa yang berada di Kecamatan Kepulauan Karimata, Kecamatan Pulau Maya, serta sejumlah desa di Kecamatan Sukadana.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Kayong Utara mengucapkan terima kasih kepada PT DIB. Biasanya CSR diberikan setelah perusahaan beroperasi dan memperoleh keuntungan. Namun DIB yang belum beroperasi sudah menyisihkan sebagian pembiayaannya untuk membantu fakir miskin dan anak yatim, termasuk memberikan beasiswa kuliah bagi anak-anak Desa Pelapis. Ini merupakan bentuk kepedulian yang luar biasa,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kayong Utara akan terus mendukung pengembangan Kawasan Industri Pulau Penebang yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN). Dukungan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan antara masyarakat, pemerintah daerah, dan perusahaan sehingga pembangunan daerah dapat berjalan selaras dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.[SK]
