Singkawang, Kalbar (Suara Nusantara) – Perum Bulog Cabang Singkawang memastikan ketersediaan beras untuk wilayah operasional Singkawang, Kabupaten Sambas, dan Kabupaten Bengkayang dalam kondisi aman menjelang Idulfitri tahun 2026.
Pekerja saat mengangkat beras di Bulog Cabang Singkawang belum lama ini.SUARANUSANTARA/SK
Hal tersebut seiring dengan tersedianya stok beras sebanyak 3.400 ton yang saat ini tersimpan di gudang Bulog Singkawang.
Pimpinan Cabang Bulog Singkawang, Noldi Ramayadi, mengatakan jumlah tersebut dinilai cukup untuk menjaga ketahanan pasokan pangan selama bulan Ramadan hingga Idulfitri di wilayah operasional Bulog Singkawang.
“Total stok beras Bulog Singkawang mencapai 3.400 ton. Jumlah ini cukup untuk menjaga ketahanan pasokan Ramadan dan Idulfitri 2026 di wilayah Singkawang, Sambas dan Bengkayang,” ujarnya di Singkawang, Senin (9/3).
Selain menjaga stok, Bulog Cabang Singkawang juga akan menyalurkan Bantuan Pangan Beras serta Minyak Kita untuk alokasi Februari dan Maret di wilayah Singbebas (Singkawang, Sambas, Bengkayang).
“Untuk penyaluran bantuan pangan, stok Bulog aman. Begitu juga untuk kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM), pasar murah, penyaluran beras SPHP serta distribusi Minyak Kita kepada Rumah Pangan Kita (RPK) maupun pasar pencatatan,” jelasnya.
Dalam upaya menjaga ketersediaan minyak goreng di pasaran, Bulog bersama Dinas Perdagangan turut melakukan penyaluran Minyak Kita di sejumlah pasar. Untuk Kota Singkawang, distribusi dilakukan di Pasar Beringin Singkawang dan Pasar Alianyang. Sementara di Sambas dilakukan di Pasar Jagur Sambas dan Pasar Teratai Sambas, serta di sejumlah pasar di Kabupaten Bengkayang.
Menurut Noldi, menjaga stabilitas harga pangan tidak bisa dilakukan oleh Bulog sendiri. Diperlukan sinergi berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, TNI, dan Polri.
Selain menggelar pasar murah, Bulog Cabang Singkawang juga melakukan pengecekan harga bahan pokok di pasar bersama dinas terkait serta unsur TNI dan Polri guna memastikan harga tetap stabil.
Noldi menegaskan Bulog Singkawang berkomitmen untuk terus menjaga ketersediaan pangan dengan harga terjangkau. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam menekan laju inflasi serta menjaga kesejahteraan masyarakat di wilayah Kalimantan Barat.[SK]