Buka Puasa di Sanggau, Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan Tekankan Sinergi Ketahanan Pangan dan Ekonomi Rakyat

Sebarkan:

 

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan bersama Bupati Sanggau Yohanes Ontot dalam kegiatan buka puasa bersama di rumah dinas Bupati Sanggau.SUARANUSANTARA/SK
Sanggau, Kalbar (Suara Nusantara) – Wakil Gubernur Kalimantan BaratKrisantus Kurniawan, melakukan kunjungan kerja sekaligus menghadiri kegiatan buka puasa bersama di rumah dinas Bupati Sanggau bersama unsur Forkopimda dan berbagai elemen masyarakat, Rabu (12/03/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Krisantus menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada umat Muslim serta menekankan pentingnya momentum Ramadan untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat Kalimantan Barat.

Menurutnya, bulan suci Ramadan tidak hanya menjadi waktu untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga kesempatan membangun komunikasi dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

Selain itu, Krisantus juga menyinggung pentingnya sinergi program ketahanan pangan dan penguatan ekonomi rakyat, terutama dalam menghadapi momentum hari-hari besar keagamaan yang kerap memicu kenaikan harga kebutuhan pokok.

“Kebetulan besok (hari ini) Kabupaten Sanggau akan menggelar Musrenbang dan menjadi musrenbang pertama untuk tingkat Kalimantan Barat di tahun 2026 ini. Saya akan sampaikan sinergi program karena saya sebagai ketua Satgas IPM Kalbar. Jadi yang berkaitan dengan ketahanan pangan, ekonomi rakyat, serta bahan-bahan pokok penyumbang inflasi yang terjadi setiap hari raya harus kita perhatikan,” ujarnya.

Krisantus menilai salah satu solusi jangka panjang untuk menekan inflasi adalah dengan membangun sentra-sentra produksi kebutuhan pokok di daerah, seperti ayam, telur, tempe, dan tahu yang kerap mengalami kekurangan pasokan saat hari raya.

“Operasi pasar tentu bisa dilakukan, tetapi terbatas, misalnya hanya seribu atau dua ribu paket dan tidak mampu menurunkan inflasi secara signifikan. Alangkah baiknya kita membangun sentra-sentra produksi untuk kebutuhan pokok yang selalu kurang di setiap hari raya,” jelasnya.

Ia juga menegaskan pentingnya sinkronisasi program antarorganisasi perangkat daerah (OPD) baik di tingkat provinsi maupun kabupaten agar program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Menurutnya, dinas-dinas terkait seperti sektor pertanian, kelautan dan perikanan, peternakan, tanaman pangan, hingga hortikultura perlu disinergikan dalam satu arah kebijakan pembangunan daerah.

“Seperti Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan, Peternakan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura akan kita sinergikan,” pungkasnya.[SK]

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini