Mempawah, Kalbar (Suara Nusantara) – Sebuah rumah kontrakan berlantai dua di Jalan Bardannadi RT 007/RW 004, Kelurahan Pasir Wan Salim, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, ludes dilalap si jago merah, Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Kebakaran yang terjadi di kawasan permukiman tersebut sontak mengundang kepanikan warga. Asap tebal terlihat pertama kali muncul dari bagian atap rumah sebelum api dengan cepat membesar dan melahap seluruh bangunan.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Namun, berdasarkan indikasi awal, api diduga berasal dari korsleting listrik.
Pemilik rumah kontrakan, Muhammad Fahrurrozy, mengaku tidak berada di lokasi saat kejadian. Ia baru mengetahui peristiwa tersebut setelah melihat kepulan asap dari kejauhan.
“Saya sedang di bengkel memperbaiki sepeda motor. Dari jauh terlihat asap tebal, saya kira rumah orang lain. Pas pulang, ternyata rumah kontrakan saya yang terbakar,” ujarnya pasrah.
Rumah tersebut diketahui dikontrak oleh seorang pekerja pabrik es bernama Sy. Ibrahim, yang tinggal bersama istrinya. Beruntung, saat kejadian keduanya tidak berada di tempat.
“Pak Ibrahim sedang bekerja, sementara istrinya berada di Pontianak,” tambah Fahrurrozy.
Menurut keterangan warga, api mulai terlihat sekitar pukul 09.00 WIB dari bagian atap rumah. Warga yang panik langsung berteriak meminta pertolongan dan menghubungi Tim Damkar BPBD Mempawah serta tim relawan Fight Fire AMPC Mempawah.
Sambil menunggu petugas datang, puluhan warga berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, karena sebagian besar material bangunan terbuat dari kayu, api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan.
Tim Damkar BPBD Mempawah yang tiba di lokasi langsung melakukan pemadaman dengan kekuatan penuh dan berupaya melokalisasi api agar tidak merembet ke rumah warga lainnya. Tak lama berselang, tim tambahan dari AMPC Fire Fighter turut membantu proses pemadaman.
Meski bangunan kontrakan tidak berhasil diselamatkan, petugas berhasil mencegah api meluas ke permukiman sekitar sehingga tidak menimbulkan korban lebih besar.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Kapolres Mempawah, AKBP Jonathan David Harianthono, melalui Kapolsek Mempawah Timur Iptu Imran, menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut.
“Dari keterangan saksi-saksi, sementara kita simpulkan kebakaran diduga disebabkan korsleting listrik,” ungkapnya.[SK]
.jpeg)