![]() |
| Aktivitas SPBU di Kabupaten Sambas.SUARANUSANTARA/SK |
Langkah antisipatif dilakukan dengan menambah penyaluran BBM ke sejumlah SPBU di Kabupaten Sambas guna mengatasi lonjakan permintaan serta antrean kendaraan yang sempat terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menyampaikan bahwa pihaknya memahami kekhawatiran masyarakat, namun memastikan kondisi pasokan tetap terjaga.
“Kami memahami kekhawatiran masyarakat terkait isu ketersediaan BBM. Namun kami pastikan pasokan di wilayah Sambas dan Kalimantan Barat dalam kondisi aman dan distribusi terus berlangsung setiap hari, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dan diimbau membeli sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Menurut Edi, peningkatan konsumsi BBM selama Ramadan dan Idulfitri telah diantisipasi dengan meningkatkan pengiriman ke berbagai SPBU, termasuk di Kabupaten Sambas.
“Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi di tengah meningkatnya mobilitas,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Sambas, Satono, memastikan bahwa ketersediaan BBM di wilayahnya masih sesuai kuota dan distribusi berjalan normal. Pemerintah daerah bersama Forkopimda juga terus melakukan pengawasan agar penyaluran BBM tetap tertib.
“Ketersediaan dan kuota BBM di 15 SPBU di Kabupaten Sambas aman dan terkendali,” ungkapnya.
Berdasarkan data realisasi Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, penyaluran BBM di Kalimantan Barat selama Maret 2026 mengalami peningkatan dibandingkan kondisi normal. Distribusi Biosolar tercatat mencapai 107 persen, Dexlite 127 persen, Pertalite 114 persen, dan Pertamax 134 persen dari rata-rata harian.
Selain itu, Pertamina terus melakukan pemantauan intensif di lapangan serta berkoordinasi dengan aparat penegak hukum guna mencegah potensi penyimpangan distribusi. Tindakan tegas akan diberikan terhadap praktik penimbunan maupun penyalahgunaan BBM, baik oleh oknum masyarakat maupun operator SPBU.
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak melakukan pembelian berlebihan, serta membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi dapat berjalan tertib dan merata.
Masyarakat yang menemukan indikasi pelanggaran distribusi BBM dapat melaporkannya melalui Pertamina Contact Center 135, email resmi, maupun kanal media sosial agar segera ditindaklanjuti.
Dengan langkah ini, diharapkan distribusi BBM di Sambas tetap lancar dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode hari besar keagamaan.[SK]
