Jelang Ramadan, Gubernur Kalbar Tinjau Pasar Murah di Sintang, 1.000 Paket Sembako Disalurkan

Sebarkan:

Gubernur Kalbar Ria Norsan bersama Gregorius Herkulanus Bala meninjau pelaksanaan Operasi Pasar atau Pasar Murah yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di halaman Masjid Miftahul Jannah, Kelurahan Ulak Jaya, Jalan Mensiku Jaya, Kabupaten Sintang, Senin (23/2/2026).SUARANUSANTARA/SK
Sintang, Kalbar (Suara Nusantara) – Ria Norsan bersama Gregorius Herkulanus Bala meninjau langsung pelaksanaan Operasi Pasar atau Pasar Murah yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di halaman Masjid Miftahul Jannah, Kelurahan Ulak Jaya, Jalan Mensiku Jaya, Kabupaten Sintang, Senin (23/2/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat menyambut bulan suci Ramadan sekaligus sebagai langkah strategis pengendalian inflasi daerah, khususnya menjelang hari besar keagamaan yang kerap memicu kenaikan harga bahan pokok.

Dalam keterangannya, Ria Norsan menegaskan bahwa Operasi Pasar menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

“Desember lalu juga dalam rangka menyambut Hari Natal, kita adakan operasi pasar di Sintang ini. Operasi Pasar atau Pasar Murah ini juga kita laksanakan dalam rangka menekan angka inflasi. Supaya tidak terjadi inflasi yang tinggi, maka kita adakan pasar murah untuk masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan serupa akan dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun, terutama menjelang hari besar keagamaan dan di wilayah yang menunjukkan tren kenaikan inflasi.

“Operasi Pasar ini akan kita laksanakan secara kontinyu atau setiap tahun. Tiap kita menyambut hari besar keagamaan dan juga untuk menekan angka inflasi. Kita berpindah-pindah. Di mana angka inflasi yang mulai tinggi, kabupatennya kita datangi,” tegasnya.

Pada pelaksanaan di Sintang kali ini, Pemprov Kalbar menyediakan 1.000 paket sembako yang dijual di bawah harga pasar. Setiap paket berisi gula pasir 1 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan beras kemasan 5 kilogram dengan harga Rp90.000 per paket.

Menurut Ria Norsan, harga tersebut merupakan hasil skema subsidi berlapis. Ia mencontohkan, harga beras di pasaran mencapai Rp120.000 per karung, kemudian disubsidi oleh Bulog menjadi Rp90.000, dan kembali mendapat subsidi dari Pemprov Kalbar sehingga dapat dijual lebih terjangkau kepada masyarakat.

Selain paket sembako, Pemprov Kalbar juga menyiapkan 560 tabung gas LPG 3 kilogram yang dijual dengan harga Rp18.500 per tabung, guna memastikan kebutuhan energi rumah tangga masyarakat tetap terpenuhi selama Ramadan.

Sementara itu, Gregorius Herkulanus Bala menyambut baik pelaksanaan pasar murah tersebut. Ia menilai langkah ini sangat membantu masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok di tengah fluktuasi harga bahan pangan.

Dengan adanya Operasi Pasar ini, pemerintah berharap daya beli masyarakat tetap terjaga serta laju inflasi di Kabupaten Sintang dapat dikendalikan secara optimal, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang dan nyaman.[SK]

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini