![]() |
| Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika didampingi Kanit Laka Lantas Iptu Wayan saat Rilis Akhir Tahun. Minggu (04/01/2026).SUARANUSANTARA/SK |
Tak hanya jumlah kejadian, peningkatan juga terjadi pada jumlah korban kecelakaan. Data kepolisian mencatat, korban meninggal dunia pada 2024 berjumlah 39 orang, sedangkan pada 2025 meningkat menjadi 41 orang. Korban luka berat mengalami lonjakan signifikan dari 5 orang pada 2024 menjadi 21 orang pada 2025. Sementara itu, korban luka ringan juga meningkat dari 211 orang menjadi 232 orang.
Kanit Laka Lantas Polres Kubu Raya, IPTU Wayan, mengungkapkan bahwa seluruh kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi sepanjang tahun 2024 telah berhasil diselesaikan oleh pihak kepolisian.
“Dari total 177 kasus kecelakaan di tahun 2024, semuanya sudah kami selesaikan,” ujar IPTU Wayan saat diwawancarai awak media, Minggu (04/01/2026) pagi.
Sementara untuk tahun 2025, IPTU Wayan menjelaskan bahwa dari 187 kasus kecelakaan yang terjadi, sebanyak 175 kasus telah ditangani. Saat ini masih terdapat 12 kasus yang belum selesai karena masih dalam proses penanganan serta melibatkan instansi terkait.
“Kami akan terus berupaya agar seluruh kasus tersebut bisa segera diselesaikan,” tegasnya.
Lebih lanjut, IPTU Wayan menyebutkan bahwa kecelakaan lalu lintas paling banyak terjadi di sepanjang Jalan Trans Kalimantan hingga Kilometer 71, yang dikenal sebagai salah satu jalur dengan tingkat kerawanan kecelakaan cukup tinggi di wilayah Kubu Raya.
Menurutnya, penyebab utama kecelakaan lalu lintas masih didominasi oleh faktor manusia (human error), seperti kurang konsentrasi, kecepatan berlebih, kelelahan saat berkendara, serta ketidakpatuhan terhadap aturan lalu lintas.
Atas kondisi tersebut, pihak kepolisian mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para pengguna jalan, agar lebih berhati-hati dan disiplin dalam berlalu lintas, terutama saat melintasi jalur Trans Kalimantan yang rawan kecelakaan.
“Kami mengingatkan pengendara untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas dan mengutamakan keselamatan demi mencegah terjadinya kecelakaan,” pungkas IPTU Wayan.[SK]
