![]() |
| Polres Sambas mengamankan 15 remaja yang diduga membawa senjata tajam di Kecamatan Pemangkat.SUARANUSANTARA/SK |
Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo melalui Kapolsek Pemangkat AKP Ronald Deny Napitupulu menjelaskan, pengungkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat yang melihat sekelompok remaja berjalan kaki sambil membawa senjata tajam di Jalan Pembangunan, tepatnya di depan Jalan Badak Putih, Desa Lonam, Kecamatan Pemangkat.
“Begitu menerima laporan dari masyarakat, anggota piket langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penelusuran,” ujar AKP Ronald.
Dalam proses penelusuran, petugas bertemu dengan warga yang telah lebih dulu mengamankan salah seorang remaja. Berdasarkan keterangan remaja tersebut, polisi kemudian menuju sebuah rumah di Jalan Anom Gang Basuni, Desa Gugah Sejahtera, Kecamatan Pemangkat, yang diduga menjadi tempat berkumpul kelompok remaja tersebut.
“Kami kemudian mengamankan seluruh remaja yang berada di lokasi dan membawanya ke Polsek Pemangkat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.
Dari hasil pemeriksaan dan penggeledahan, petugas menemukan sejumlah senjata tajam yang dibawa para remaja. AKP Ronald menyebutkan, kelima belas remaja tersebut berusia antara 14 hingga 21 tahun dan seluruhnya merupakan warga Kecamatan Pemangkat dan wilayah sekitarnya.
Sebelumnya, berdasarkan keterangan saksi berinisial A, rombongan remaja tersebut sempat terlihat sekitar pukul 00.25 WIB bergerak dari Pemangkat menuju Sambas menggunakan sepeda motor, dengan dua kendaraan diduga membawa senjata tajam. Sekitar pukul 00.40 WIB, rombongan tersebut diketahui berbalik arah menuju Pemangkat.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Sambas AKP Sadoko membenarkan adanya informasi yang sempat viral di media sosial terkait dugaan rencana tawuran di kawasan Jembatan Sungai Sambas Besar (JSSB).
“Peristiwa tawuran belum sempat terjadi. Seluruh remaja yang diduga terlibat sudah lebih dahulu diamankan oleh petugas,” tegas AKP Sadoko.
Ia juga mengimbau peran aktif orang tua dan masyarakat dalam mencegah keterlibatan remaja dalam aksi kekerasan dan pelanggaran hukum.
“Kami mengimbau kepada para orang tua agar lebih mengawasi pergaulan anak-anaknya. Kepolisian akan terus berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Sambas,” pungkasnya.[SK]
