Sekolah Rakyat Rintisan di Pontianak Hampir Rampung, Siap Beroperasi September 2025

Sebarkan:

Sekda Kalimantan Barat, Harisson ketika meninjau kesiapan Sekolah Rakyat Rintisan pada Jumat (28/08/2025).SUARANUSANTARA/SK
Pontianak, Kalbar (Suara Nusantara) – Pembangunan Sekolah Rakyat Rintisan Provinsi Kalimantan Barat yang berlokasi di Jalan BLK, Kota Pontianak, kini sudah mencapai 90 persen. Sekolah ini ditargetkan mulai digunakan untuk proses belajar mengajar pada minggu ketiga atau keempat September 2025.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar, Harisson, usai meninjau langsung progres pembangunan, Jumat (29/8/2025).

“Di Kalimantan Barat ini ada dua sekolah rakyat rintisan, satu di Kabupaten Ketapang dan satu lagi di Kota Pontianak. Gedung BLKI atau UPT Pelatihan Kerja ini dipinjam sementara, direhab dulu oleh Kementerian PU, dan saat ini sudah 90 persen selesai. Mudah-mudahan akhir September sudah bisa dipakai,” ungkap Harisson.

Menurutnya, keberadaan sekolah ini bersifat sementara selama satu tahun ajaran, sembari menunggu pembangunan Sekolah Rakyat permanen yang direncanakan di Kota Singkawang.

Pada tahap awal, sekolah rakyat rintisan di Pontianak akan menampung 90 siswa, terdiri dari 25 siswa SD, 20 siswa SMP, dan 45 siswa SMA. Seluruh siswa nantinya akan tinggal di asrama yang telah disediakan di kawasan BLKI.

Selain ruang kelas, fasilitas penunjang juga tengah disiapkan, meliputi asrama putra-putri, ruang makan, dapur, aula, ruang UKS, hingga sarana belajar yang dilengkapi oleh Kementerian Sosial.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalbar, Raminuddin, menambahkan bahwa seluruh proses penerimaan siswa maupun tenaga pendidik dilakukan langsung oleh Kementerian Sosial.

“Diperkirakan kalau tidak minggu ke-3 atau minggu ke-4, proses belajar-mengajar sudah bisa dimulai. Semua penerimaan siswa, operasional, sampai kurikulum, itu dari pemerintah pusat. Pemerintah provinsi hanya membantu seleksi dan rekrutmen siswa-siswi,” jelas Raminuddin.

Lebih lanjut, ia menyebut pembangunan sekolah rakyat permanen di Kelurahan Sagatani, Kota Singkawang, kini sudah memasuki tahap persiapan. Pembangunan direncanakan dimulai pada akhir 2025, sehingga diharapkan tahun ajaran 2026–2027 sekolah tersebut sudah bisa digunakan.[SK]

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini