(Suara Nusantara)– Potensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, mulai dilirik investor asal Malaysia. Dato’ Azizol dari iMove International Sdn Bhd menjajaki peluang kerja sama investasi dan perdagangan melalui kunjungan ke Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disperindagnaker) Kabupaten Mempawah, Selasa (6/10/2026).
Kunjungan tersebut menjadi langkah awal untuk membuka peluang kemitraan ekonomi antara Malaysia dan Kabupaten Mempawah, khususnya dalam pengembangan UMKM, industri kecil, sektor pertanian, serta perluasan pemasaran produk lokal.
Dalam pertemuan itu, Dato’ Azizol berdiskusi dengan Sekretaris Disperindagnaker Mempawah, Woro Wasiati, bersama sejumlah jajaran dinas terkait. Pembahasan meliputi potensi ekonomi daerah, perkembangan industri lokal, serta peluang usaha yang dapat dikembangkan melalui kerja sama lintas negara.
Salah satu fokus pembicaraan adalah mempertemukan investor dan mitra bisnis asal Malaysia dengan pelaku usaha lokal. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka akses kemitraan yang lebih luas sekaligus meningkatkan daya saing UMKM di Kabupaten Mempawah.
Sejumlah sektor usaha yang menjadi perhatian antara lain industri kerupuk, makanan olahan, usaha kecil, serta pertanian nanas yang dikelola masyarakat setempat.
Disperindagnaker Mempawah berencana memperkenalkan para pelaku usaha tersebut kepada iMove International Sdn Bhd agar potensi, kebutuhan, dan peluang pengembangan usaha dapat diketahui secara langsung. Dengan demikian, penjajakan kerja sama dapat disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan.
Selain peluang pemasaran produk ke Malaysia, pertemuan tersebut juga membahas tantangan yang masih dihadapi UMKM dan petani lokal. Beberapa di antaranya adalah keterbatasan teknologi produksi, peningkatan kualitas produk, pengemasan, pemasaran, serta akses ke pasar yang lebih luas.
Peningkatan berbagai aspek tersebut dinilai penting agar produk lokal mampu bersaing di pasar domestik sekaligus memiliki peluang menembus pasar internasional.
Dalam penjajakan bersama iMove International Sdn Bhd, peluang kerja sama yang dibahas mencakup peningkatan kapasitas produksi, pertukaran pengetahuan, pemanfaatan teknologi, pengembangan produk, serta pembangunan jaringan perdagangan dan distribusi antara Indonesia dan Malaysia.
Apabila ditindaklanjuti secara konkret, kemitraan tersebut berpotensi memberikan nilai tambah bagi produk unggulan daerah serta membuka kesempatan bagi pelaku UMKM dan petani Mempawah untuk memperluas usaha mereka.
Meski demikian, kunjungan Dato’ Azizol masih berada pada tahap penjajakan awal dan pertukaran informasi. Peluang investasi maupun rencana kerja sama yang dibahas masih memerlukan kajian dan pembahasan lebih lanjut sebelum direalisasikan.
Pertemuan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai penanda silaturahmi sekaligus awal komunikasi antara iMove International Sdn Bhd dan Disperindagnaker Mempawah dalam menjajaki peluang kemitraan ekonomi pada masa mendatang. [SK]
