Sanggau, Kalbar (Suara Nusantara) – Komandan Kodim (Dandim) 1204/Sanggau Letkol Inf. Nurachman Gindha Dradizya mengajak generasi muda untuk terus menjaga dan meneruskan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pahlawan..jpeg)
Letkol.Inf Nuurachman Gindha Dradizya. SUARANUSANTARA/SK
Menurutnya, pemuda memiliki peran strategis sebagai generasi penerus dalam menjaga kemerdekaan sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan Indonesia, khususnya Kabupaten Sanggau.
Pesan tersebut disampaikan Letkol Gindha usai mengikuti apel peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Kantor Bupati Sanggau, Senin (17/8/2026).
“Memang untuk generasi muda, nilai-nilai perjuangan yang diturunkan oleh para penerus dan pahlawan ini tentunya menjadi nilai budaya dan warisan yang harus kita turunkan,” ujar Letkol Gindha.
Ia mengatakan, kehidupan damai dan sejahtera yang dirasakan masyarakat saat ini tidak terlepas dari perjuangan serta pengorbanan para pendahulu bangsa.
“Karena tanpa perjuangan pendahulu-pendahulu kita, para pejuang, kita tidak akan merasakan hasil kemerdekaan seperti sekarang, hidup dengan damai, sejahtera,” katanya.
Karena itu, ia mengajak generasi muda untuk tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa. Nilai-nilai yang diwariskan para pahlawan, kata dia, harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap positif dan kepedulian terhadap sesama.
Letkol Gindha menegaskan, generasi muda memiliki tanggung jawab besar untuk melanjutkan sekaligus mewariskan semangat perjuangan kepada generasi berikutnya.
“Dan tentunya generasi pemuda saat ini adalah generasi penerus yang akan menurunkan nilai-nilai kejuangan dari pendahulu kita,” ujarnya.
Menurutnya, perjuangan mengisi kemerdekaan pada masa kini dapat dilakukan melalui berbagai cara, salah satunya dengan menjaga kerukunan serta membangun lingkungan yang aman dan harmonis.
Ia juga mengingatkan pentingnya mempertahankan budaya saling membantu dan tolong-menolong yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat Indonesia.
“Karena tanpa perjuangan pendahulu-pendahulu kita, para pejuang, kita tidak akan merasakan hasil kemerdekaan seperti sekarang, hidup dengan damai, sejahtera, dan kemudian kita bisa dapat meneruskan tentunya dengan saling bantu-membantu, tolong-menolong antar sesama masyarakat,” pintanya.
Dandim berharap semangat gotong royong dan kebersamaan terus tumbuh di tengah masyarakat Kabupaten Sanggau. Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang usia maupun latar belakang.
Ia mengajak generasi muda dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengambil peran dalam pembangunan daerah.
“Semoga di hari kemerdekaan ini seluruh insan, baik yang muda maupun yang sudah memang usia, itu terus bersama dalam membangun Indonesia dan khususnya untuk membangun Kabupaten Sanggau yang mandiri, maju, dan sejahtera,” harap Letkol Gindha.
Ia menilai semangat saling membantu merupakan salah satu warisan penting dari para pejuang yang harus terus dipertahankan setelah Indonesia merdeka.
Dengan menjaga persatuan, kepedulian sosial, dan gotong royong, masyarakat dinilai dapat bersama-sama menciptakan kehidupan yang damai sekaligus memperkuat pembangunan Kabupaten Sanggau.
“Semangat saling membantu antarmasyarakat merupakan salah satu nilai yang perlu terus dipertahankan setelah kemerdekaan,” pungkasnya.[SK]