Pontianak, kalbar (Suara Nusantara) – Muhammad Farizi resmi mendaftarkan diri sebagai Calon Ketua Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat pada Sabtu (11/7/2026). Dengan dukungan kuat dari sejumlah pengurus Karang Taruna kabupaten/kota, Farizi maju membawa visi menjadikan Karang Taruna sebagai aktor pemberdayaan sosial yang terdidik, terlatih, berpengetahuan, dan memiliki karya nyata bagi masyarakat guna mendukung kemajuan Kalimantan Barat.
Foto Farizi bersama para Ketua Karang Taruna berbagai daerah di Kalimantan Barat. SUARANUSANTARA/SK
Pendaftaran tersebut dilakukan dalam rangkaian Temu Karya Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat yang akan digelar pada 12 Juli 2026 untuk memilih kepengurusan baru tingkat provinsi.
Usai menyerahkan berkas pencalonan, Farizi menegaskan bahwa Karang Taruna harus mampu bertransformasi menjadi organisasi kepemudaan yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, Karang Taruna tidak cukup hanya aktif dalam kegiatan sosial seremonial, tetapi harus menjadi motor penggerak pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga.
“Karang Taruna harus menjadi aktor pemberdayaan sosial yang terdidik, terlatih, berpengetahuan, dan memiliki karya nyata bagi masyarakat untuk mendukung kemajuan Kalimantan Barat,” ujarnya.
Farizi menjelaskan, generasi muda yang tergabung dalam Karang Taruna memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam berbagai sektor strategis. Karena itu, organisasi harus mampu menjadi ruang pengembangan kapasitas pemuda sekaligus wadah lahirnya inovasi dan solusi atas berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
Ia menyebut sejumlah bidang yang perlu menjadi fokus perhatian Karang Taruna ke depan, di antaranya sektor sosial, ekonomi, lingkungan hidup, ketahanan pangan, pendidikan, hingga kesehatan masyarakat.
“Karang Taruna harus siap berkontribusi langsung secara nyata di lapangan. Bukan hanya menjadi tempat berhimpun, tetapi juga menjadi wadah yang melahirkan solusi dan karya yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Menurut Farizi, Karang Taruna memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan berbasis masyarakat. Oleh karena itu, penguatan organisasi hingga tingkat desa dan kelurahan menjadi salah satu langkah penting agar program-program pemberdayaan dapat berjalan secara efektif dan merata.
Ia juga menilai potensi generasi muda Kalimantan Barat perlu diarahkan melalui kegiatan yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan sehingga mampu menciptakan dampak positif bagi pembangunan daerah.
Sementara itu, Ketua Panitia Temu Karya Karang Taruna Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat, Jhonny, membenarkan bahwa hingga penutupan pendaftaran baru terdapat satu nama yang mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat.
“Pada 12 Juli akan dilaksanakan Temu Karya Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat untuk memilih ketua provinsi. Pendaftaran sudah dibuka dan sampai saat ini ada satu calon yang mencalonkan diri,” jelas Jhonny.
Dukungan terhadap Farizi juga datang dari sejumlah pengurus Karang Taruna daerah. Dalam proses pencalonannya, ia disebut telah mengantongi dukungan dari 12 kabupaten/kota di Kalimantan Barat.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Kubu Raya, Juliansyah, mengatakan dukungan tersebut merupakan bentuk kepercayaan kepada Muhammad Farizi untuk memimpin Karang Taruna Kalbar pada periode mendatang.
“Kami mewakili 12 kabupaten/kota mengucapkan terima kasih. Insya Allah besok kami bersama-sama menghantar Bang Izi menjadi calon tunggal dalam Temu Karya Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat,” ujarnya.
Ia berharap, apabila terpilih sebagai Ketua Karang Taruna Kalbar, Farizi dapat memberikan perhatian yang merata kepada seluruh pengurus Karang Taruna di kabupaten dan kota, serta memperkuat pembinaan organisasi hingga ke tingkat akar rumput.
“Kami juga tentunya setelah nanti menghantar Bang Izi, tolong diperhatikan kabupaten kami,” pungkasnya.
Dengan dukungan mayoritas kabupaten/kota dan visi yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat, Muhammad Farizi menjadi salah satu figur yang diharapkan mampu membawa Karang Taruna Kalimantan Barat menjadi organisasi kepemudaan yang lebih aktif, produktif, dan berkontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.[SK]