Sekadau Diusulkan Jadi Tuan Rumah Cabor Arung Jeram Porprov XIV Kalbar 2026

Sebarkan:

Sekadau Diusulkan Jadi Venue Arung Jeram Porprov XIV Kalbar 2026.  SUARANUSANTARA/SK
Pontianak, Kalbar (Suara Nusantara) – Kabupaten Sekadau berpeluang menjadi lokasi penyelenggaraan cabang olahraga (cabor) arung jeram pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Kalimantan Barat Tahun 2026. Usulan tersebut mengemuka dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalbar yang digelar di Pendopo Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (17/6/2026).

Usulan tersebut disampaikan oleh KONI Kabupaten Sekadau dalam forum rapat komisi dan mendapat respons positif dari sejumlah peserta Rakerprov. Sekadau dinilai memiliki potensi alam yang mendukung pelaksanaan kompetisi arung jeram, terutama keberadaan sungai dengan karakteristik yang sesuai untuk perlombaan tingkat provinsi.

Gagasan tersebut juga sejalan dengan konsep penyelenggaraan Porprov XIV Kalbar yang mengedepankan pemerataan lokasi pertandingan di berbagai kabupaten dan kota. Melalui pola penyelenggaraan yang lebih merata, manfaat ekonomi, sosial, dan promosi daerah diharapkan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kalimantan Barat.

Ketua Umum KONI Kabupaten Sekadau, Sunardi, mengatakan usulan tersebut lahir dari hasil kajian terhadap potensi daerah sekaligus menindaklanjuti arahan Bupati Sekadau yang mendorong pengembangan olahraga berbasis potensi wisata.

Menurutnya, sungai yang dimiliki Kabupaten Sekadau tidak hanya berpotensi menjadi arena pertandingan arung jeram, tetapi juga dapat menjadi sarana promosi wisata olahraga yang mampu menarik perhatian masyarakat maupun wisatawan.

“Diusulkannya Sekadau sebagai tuan rumah cabor arung jeram ini juga didasari arahan Bapak Bupati Sekadau. Keberadaan sungai dengan karakteristik yang sesuai di wilayah Sekadau dinilai dapat menjadi sarana kompetisi sekaligus promosi potensi wisata olahraga bagi daerah penyelenggara,” ujar Sunardi.

Dalam pembahasan Rakerprov, peserta forum juga menekankan pentingnya pemerataan lokasi pertandingan sebagai bagian dari upaya memperluas dampak positif penyelenggaraan Porprov. Penempatan venue di luar daerah tuan rumah utama dinilai mampu menggerakkan perekonomian lokal, meningkatkan kunjungan masyarakat, serta memperkenalkan potensi daerah kepada publik yang lebih luas.

Meski demikian, penetapan lokasi cabang olahraga tetap mempertimbangkan berbagai aspek penting, seperti kesiapan teknis venue, aksesibilitas, faktor keselamatan atlet, serta dukungan pemerintah daerah setempat.

Kabupaten Sekadau disebut telah menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan pertandingan apabila nantinya ditetapkan secara resmi sebagai lokasi penyelenggaraan cabang olahraga arung jeram.

Para peserta Rakerprov berharap keputusan final terkait venue seluruh cabang olahraga dapat segera ditetapkan. Kepastian tersebut dinilai penting agar pengurus cabang olahraga, pelatih, dan atlet di seluruh kabupaten/kota memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri menghadapi ajang olahraga terbesar di Kalimantan Barat tersebut.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kalbar, Daud Yordan, menegaskan bahwa seluruh rekomendasi yang dihasilkan dalam Rakerprov akan menjadi bahan pertimbangan dalam proses penetapan venue resmi Porprov XIV Kalbar.

“Rekomendasi hasil Rakerprov ini selanjutnya akan menjadi bahan pertimbangan KONI Kalbar dalam menetapkan venue resmi cabang olahraga pada Porprov XIV Kalbar 2026 yang akan berlangsung pada 7 hingga 14 November 2026,” ujar Daud Yordan usai menutup Rakerprov.

Porprov XIV Kalbar sendiri merupakan ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi yang akan mempertemukan atlet-atlet terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat. Selain menjadi arena persaingan prestasi, ajang ini juga diharapkan mampu memperkuat pembinaan olahraga daerah serta menjadi wadah seleksi atlet potensial menuju kompetisi tingkat nasional.[SK]

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini