Mempawah, Kalbar (Suara Nusantara) – Dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polsek Segedong bersama Ikatan Persaudaraan Masyarakat Segedong (IPMS) menggelar berbagai kegiatan perlombaan yang melibatkan masyarakat dari seluruh desa di Kecamatan Segedong.
Satu dari tiga lomba yang akan digelar Polsek Segedong berkolaborasi dengan IPMS guna memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. SUARANUSANTARA/SK
Kolaborasi yang sebelumnya diawali melalui kegiatan silaturahmi dan gotong royong tersebut kini semakin diperkuat melalui sejumlah agenda yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga bertujuan membangun kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Beberapa perlombaan yang akan digelar di antaranya Lomba Siskamling Antar Desa, Lomba Sampan Tiga Serumpun, serta Lomba Memancing Udang yang terbuka untuk masyarakat umum.
Kapolres Mempawah AKBP Jonathan David Harianthono melalui Kapolsek Segedong Ipda P.H. Hutagalung mengatakan, lomba Siskamling menjadi salah satu kegiatan utama yang diharapkan mampu membangkitkan kembali semangat warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan secara mandiri.
Menurutnya, keberadaan pos ronda dan budaya ronda malam merupakan bagian penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.
“Melalui lomba ini kami ingin menggugah kesadaran masyarakat agar semakin aktif menjaga keamanan desa serta memperkuat budaya gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Ipda Hutagalung, Jumat (19/6/2026).
Saat ini, Polsek Segedong melalui jajaran Bhabinkamtibmas yang dipimpin Kanit Binmas Aipda Sukardi telah melaksanakan penilaian terhadap pos ronda di setiap desa. Penilaian dilakukan berdasarkan tingkat keaktifan ronda malam, kebersihan pos kamling, serta kelengkapan sarana dan prasarana pendukung keamanan lingkungan.
Proses penilaian berlangsung sejak 1 Juni hingga 30 Juni 2026. Sementara itu, pemenang lomba akan diumumkan pada 1 Juli 2026 bertepatan dengan puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Selain lomba Siskamling, masyarakat juga akan disuguhkan perlombaan tradisional yang sarat nilai budaya dan kebersamaan, yakni Lomba Sampan Tiga Serumpun yang akan digelar di kawasan Waterfront Desa Peniti Dalam I.
“Babak penyisihan akan berlangsung pada 27 Juni 2026, sedangkan babak final dijadwalkan pada 28 Juni 2026,” jelas Kapolsek.
Tidak hanya itu, pada tanggal yang sama Polsek Segedong bersama IPMS juga menggelar Lomba Memancing Udang yang diperkirakan akan menarik antusiasme masyarakat pesisir dan para penghobi memancing dari berbagai desa.
Untuk memeriahkan kegiatan tersebut, panitia telah menyiapkan berbagai hadiah menarik bagi para pemenang.
Pada Lomba Sampan Tiga Serumpun, juara pertama akan menerima trofi dan uang pembinaan sebesar Rp4 juta, juara kedua Rp3 juta, juara ketiga Rp2 juta, dan juara keempat Rp1 juta.
Sementara pada Lomba Memancing Udang, juara pertama akan memperoleh trofi dan uang pembinaan Rp2 juta, juara kedua Rp1,5 juta, juara ketiga Rp1 juta, serta juara keempat Rp500 ribu.
Ipda P.H. Hutagalung berharap seluruh rangkaian kegiatan yang diselenggarakan tidak sekadar menjadi ajang kompetisi dan hiburan, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan positif merupakan modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan membangun hubungan yang harmonis antara aparat kepolisian dan warga.
“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Polsek Segedong dan masyarakat. Kami ingin terus hadir sebagai institusi yang humanis, profesional, transparan, serta menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang memberikan manfaat nyata bagi warga Kecamatan Segedong,” tutupnya.
Melalui semangat kebersamaan yang dibangun dalam berbagai perlombaan tersebut, Polsek Segedong dan IPMS berharap peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum untuk memperkokoh persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menumbuhkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.[SK]