![]() |
| Sebuah Rumah di Perintis Sanggau Terbakar. SUARANUSANTARA/SK |
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun, bangunan rumah beserta sejumlah barang di dalamnya mengalami kerusakan, sementara total kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Sanggau, Ade Ali Sadikin mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran dari regu piket sekitar pukul 17.16 WIB.
“Tim pemadam langsung menuju lokasi. Respon time dari laporan masuk hingga petugas tiba dan melakukan pemadaman kurang lebih satu jam,” ujar Ali.
Ia menjelaskan, proses pemadaman berlangsung dengan melibatkan sejumlah unsur terkait hingga api berhasil dikendalikan.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Sanggau IPDA Thomson M. Pakpahan mengungkapkan, berdasarkan hasil pengumpulan informasi di lokasi kejadian, kebakaran pertama kali diketahui oleh Trian Ramandha, anak pemilik rumah.
Saat itu, Trian sedang membersihkan halaman rumah. Ia kemudian mendengar teriakan dari Nisa dan Kemal yang merupakan cucu pemilik rumah. Kedua anak tersebut memberitahukan bahwa telah terjadi kebakaran di kamar bagian depan rumah.
“Ketika masuk ke dalam kamar, Trian melihat api sudah membesar dan membakar bagian interior ruangan. Ia kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pemadaman awal,” jelas Thomson.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Trian juga segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sanggau untuk mendapatkan bantuan.
Tidak lama berselang, petugas gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sanggau, BPBD Sanggau, Yayasan Bhakti Sentosa, Mangala Agni, TNI, personel Polres Sanggau, serta Polsek Kapuas tiba di lokasi dan melakukan penanganan.
Setelah berjibaku melawan kobaran api, petugas akhirnya berhasil memadamkan api sepenuhnya sekitar pukul 18.20 WIB.
Ia menambahkan, kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat serta pengetahuan dasar mengenai pencegahan kebakaran menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko kerugian yang lebih besar.
Kebakaran di Gang Bhakti Kelurahan Beringin tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu waspada terhadap berbagai potensi bahaya di lingkungan rumah, terutama yang melibatkan anak-anak dan benda mudah terbakar.[SK]
