Bengkayang, Kalbar (Suara Nusantara) – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bengkayang terus berupaya meningkatkan cakupan administrasi kependudukan melalui program pelayanan jemput bola ke desa-desa. Salah satu kegiatan terbaru dilaksanakan di Desa Mandor, Kecamatan Capkala, dengan memberikan layanan perekaman dan pembuatan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) serta berbagai layanan administrasi kependudukan lainnya.
Pendampingan Tim PKM UPB Pontianak untuk Wirausaha Muda dalam Pemasaran Kreatif. SUARANUSANTARA/SK
Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk mengurus dokumen kependudukan tanpa harus datang ke pusat layanan di ibu kota kabupaten.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Bengkayang, Akam, mengatakan program jemput bola merupakan langkah strategis untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama warga yang tinggal di daerah yang memiliki keterbatasan akses transportasi dan jarak tempuh yang cukup jauh.
“Melalui pelayanan jemput bola ini, kami ingin memastikan seluruh masyarakat memperoleh hak yang sama dalam mendapatkan dokumen kependudukan. Dokumen seperti KTP elektronik, kartu keluarga, akta kelahiran maupun administrasi kependudukan lainnya sangat penting untuk berbagai kebutuhan pelayanan publik,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan dokumen kependudukan yang lengkap dan valid tidak hanya memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan pemerintah, tetapi juga menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah.
Dalam kegiatan tersebut, petugas Disdukcapil melakukan perekaman biometrik bagi warga yang telah memenuhi syarat untuk memiliki KTP elektronik, sekaligus memberikan pelayanan konsultasi dan pengurusan berbagai dokumen administrasi kependudukan lainnya.
Program jemput bola ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib administrasi kependudukan. Selain mempermudah akses layanan, kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan akurasi data penduduk yang tercatat dalam sistem administrasi kependudukan nasional.
Warga Desa Mandor mengaku terbantu dengan kehadiran layanan langsung dari Disdukcapil. Mereka tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk mengurus dokumen kependudukan yang dibutuhkan.
Disdukcapil Kabupaten Bengkayang berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan pelayanan jemput bola ke berbagai desa dan kecamatan guna memastikan seluruh warga memiliki dokumen kependudukan yang lengkap, valid, dan terbarui.
Melalui pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat, pemerintah berharap kualitas administrasi kependudukan di Kabupaten Bengkayang terus meningkat sekaligus mendukung perencanaan pembangunan dan pelayanan publik yang lebih efektif di masa mendatang.[SK]