BAZNAS Sekadau Pantau Progres Bedah Rumah Mustahik di Desa Tigur Jaya, Pembangunan Capai 75 Persen

Sebarkan:

Baznas Sekadau melakukan monitoring program bedah rumah di Desa Tugur Jaga. SUARANUSANTARA/SK

Sekadau, kalbar 
(Suara Nusantara) – Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sekadau dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan melalui berbagai program sosial kemanusiaan. Salah satunya melalui Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) atau Bedah Rumah yang saat ini tengah dinikmati oleh seorang mustahik bernama Marsiti di Desa Tigur Jaya, Kecamatan Sekadau Hilir.

Untuk memastikan program berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran, Ketua BAZNAS Kabupaten Sekadau, Rusmin Nuryadin, didampingi Wakil Ketua II Bidang Penyaluran, Kundori, melakukan monitoring langsung ke lokasi pembangunan rumah milik Marsiti pada Minggu (31/5/2026).

Kunjungan tersebut turut disambut perangkat desa setempat dan menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam mengawasi progres pembangunan sekaligus memastikan bantuan yang diberikan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh penerima.

Dari hasil pemantauan di lapangan, pembangunan rumah Marsiti telah mencapai sekitar 75 persen. Beberapa pekerjaan yang masih dalam tahap penyelesaian antara lain pembangunan septiktank dan plester dinding bangunan.

Selama proses pembangunan berlangsung, Marsiti yang hidup seorang diri untuk sementara waktu menempati pondok sederhana yang dibangun di samping rumah yang sedang dikerjakan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Sekadau, Rusmin Nuryadin, mengatakan Program Bedah Rumah merupakan salah satu program unggulan BAZNAS yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat kurang mampu melalui penyediaan hunian yang layak.

“Program Bedah Rumah BAZNAS merupakan program kemanusiaan yang bertujuan untuk merehabilitasi rumah tidak layak huni milik fakir miskin agar menjadi rumah yang layak, aman, dan nyaman untuk ditempati,” ujarnya.

Menurut Rusmin, rumah yang layak tidak hanya memberikan kenyamanan bagi penghuninya, tetapi juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan kesehatan, keamanan, dan kualitas hidup masyarakat penerima manfaat.

Ia berharap bantuan yang disalurkan melalui dana zakat, infak, dan sedekah dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi para mustahik.

“Kami berharap bantuan yang disalurkan oleh BAZNAS, baik dari pusat, provinsi maupun kabupaten, dapat memberikan manfaat nyata bagi para penerima. Kami juga mengajak seluruh umat Muslim untuk menyalurkan zakat, infak dan sedekahnya melalui BAZNAS agar dapat dikelola secara amanah dan profesional,” kata Rusmin.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan berbagai program sosial BAZNAS tidak terlepas dari kepercayaan masyarakat yang menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi. Dana yang terkumpul kemudian dikelola secara transparan dan akuntabel untuk membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Program RTLH atau Bedah Rumah yang dijalankan BAZNAS Kabupaten Sekadau menjadi salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana umat dalam membantu warga kurang mampu memperoleh hunian yang lebih layak. Selain memberikan tempat tinggal yang aman dan nyaman, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan serta memberikan harapan baru bagi penerima manfaat.

Melalui pengawasan yang berkelanjutan, BAZNAS Kabupaten Sekadau optimistis program bedah rumah dapat selesai tepat waktu dan segera dihuni oleh Marsiti, sehingga manfaat zakat yang disalurkan benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.[SK]

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini