Laporan tersebut diterima melalui layanan call center 110 Polres Mempawah sekitar pukul 00.42 WIB dari seorang warga setempat. Dalam pengaduannya, pelapor menyebut terdapat beberapa orang mencurigakan yang mondar-mandir sambil membawa senter di depan kandang ayam milik warga.
Menindaklanjuti informasi tersebut, personel piket layanan 110 Polres Mempawah segera meneruskan laporan ke Polsek Sungai Pinyuh untuk dilakukan pengecekan dan penanganan di lokasi.
Tak membutuhkan waktu lama, anggota Bhabinkamtibmas bersama personel jaga dan piket Intel Polsek Sungai Pinyuh langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan situasi keamanan di wilayah tersebut.
Saat petugas tiba di lokasi, orang-orang yang dilaporkan mencurigakan sudah tidak berada di tempat. Meski demikian, aparat kepolisian tetap melakukan patroli serta langkah pengamanan di sekitar lokasi guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolres Mempawah AKBP Jonathan David Harianthono melalui Kapolsek Sungai Pinyuh AKP Setyadi membenarkan adanya laporan masyarakat tersebut. Ia menegaskan bahwa jajaran Polsek Sungai Pinyuh akan selalu sigap merespons setiap pengaduan warga, terutama yang masuk melalui layanan call center 110.
“Begitu menerima laporan dari layanan 110, personel kami langsung bergerak ke Desa SBBD untuk melakukan pengecekan dan pengamanan di lapangan,” ujar AKP Setyadi.
Menurutnya, kecepatan respons terhadap laporan masyarakat merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
AKP Setyadi juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap aktivitas mencurigakan maupun tindak kriminalitas yang terjadi di lingkungan sekitar.
“Apabila masyarakat melihat atau mengalami suatu tindak pidana maupun gangguan keamanan, segera laporkan ke kantor polisi terdekat atau melalui call center 110,” pungkasnya.[SK]
