![]() |
| Bupati Sambas, Satono memastikan stok BBM di 15 SPBU di Kabupaten Sambas dalam kondisi aman.SUARANUSANTARA/SK |
Menurut Satono, hasil komunikasi dengan pihak Pertamina menunjukkan bahwa stok BBM di seluruh SPBU yang beroperasi di Kabupaten Sambas masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Selain itu, distribusi bahan bakar hingga saat ini dilaporkan berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Ia menjelaskan bahwa terdapat 15 SPBU yang melayani masyarakat di Kabupaten Sambas dan seluruhnya memiliki persediaan BBM yang aman. Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah optimistis tidak akan terjadi kelangkaan bahan bakar dalam waktu dekat.
“Setelah kami melakukan konfirmasi dengan Pertamina Kalbar, alhamdulillah stok BBM di 15 SPBU di Kabupaten Sambas dalam kondisi aman dan terkendali,” ujar Satono.
Satono juga mengimbau masyarakat agar tidak khawatir ataupun melakukan pembelian bahan bakar secara berlebihan. Menurutnya, distribusi BBM masih berjalan normal sehingga kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi.
Pemerintah Kabupaten Sambas, lanjutnya, akan terus melakukan pemantauan terhadap penyaluran BBM di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan sesuai aturan serta mencegah terjadinya penyimpangan.
“Kami akan terus melakukan monitoring terhadap distribusi BBM di lapangan agar tetap berjalan dengan baik,” tegasnya.
Selain itu, Satono juga mengingatkan para pengelola SPBU agar menjalankan operasional usaha sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hal tersebut penting untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap tertib serta tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
“Kami minta seluruh SPBU menjual BBM secara tertib sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya.[SK]