![]() |
| Warga Bengkayang Geger, Terjadi Kebakaran Ruang Rontgen RSU Bethesda Serukam.SUARANUSANTARA/SK |
Perawat RS Bethesda, Priscila Meriana, menjadi saksi awal kejadian. Ia menuturkan insiden bermula saat dirinya hendak membawa pasien ke ruang radiologi.
“Saat membuka pintu ruangan, terdengar bunyi letupan dan muncul asap putih. Saya langsung berteriak meminta bantuan,” ujarnya.
Teriakan tersebut memicu reaksi cepat dari karyawan rumah sakit, security, mahasiswa praktik, hingga para pengunjung. Mereka berupaya memadamkan api sembari mengevakuasi pasien di sekitar lokasi.
Security rumah sakit, Joni, tidak tinggal diam. Ia bergegas dari pos keamanan membawa APAR dan mengaktifkan sistem hydrant untuk menjinakkan si jago merah. Berkat kesigapan seluruh pihak, api berhasil dikendalikan sekitar 13.40 WIB.
Meski api sudah padam, informasi kebakaran sempat viral di media sosial dan grup WhatsApp, sehingga mengundang kedatangan BPKS Bengkayang yang tiba pada pukul 14.15 WIB.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, Ruang Radiologi dan ruang box skring listrik mengalami kerusakan. Penghitungan kerugian masih dilakukan oleh pihak yayasan bersama pemerintah setempat.
Kapolsek Samalantan, Iptu Bambang Rudiyanto, yang tiba di lokasi bersama jajarannya, menyatakan bahwa pihaknya langsung berkoordinasi dengan Forkopimcam untuk mendukung penanganan kebakaran.
“Kami hadir bersama Camat Samalantan Marsianus Daniel, Babinsa Desa Pasti Jaya Kopda Ari Pramono, dan Kades Pasti Jaya Nobertus. Kami ikut membantu pemadaman dan koordinasi dengan pihak rumah sakit,” ungkapnya.
Direktur RSU Bethesda Serukam, dr. Paul Gerry, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu menangani insiden ini.
“Puji Tuhan, insiden ini cepat tertangani. Terima kasih kepada TNI-Polri, Camat, Kades, dan semua pihak yang membantu,” ujarnya.
Ia memastikan pelayanan pasien tetap aman dan tidak terganggu. Bahkan, seluruh instalasi medis dan kelistrikan dipastikan kembali beroperasi normal pada Jumat pagi (21/11/2025).
Saat ini, pihak rumah sakit bersama pemerintah daerah masih melakukan pendataan kerusakan.
“Terima kasih atas seluruh dukungan dalam penanganan insiden ini,” tutup dr. Paul Gerry.[SK]
