![]() |
| Sukardiansyah atau yang akrab disapa Yance menerima penghargaan pada Malam Kebudayaan Kalimantan Barat 2026 di Pendopo Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (22/10/2026). |
Penghargaan diserahkan dalam rangkaian Malam Kebudayaan Kalimantan Barat 2026 yang berlangsung di Pendopo Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Kamis (22/10/2026).
Apresiasi ini menjadi bentuk pengakuan atas dedikasi Yance dalam merawat, mengembangkan, dan mendokumentasikan kekayaan seni budaya lokal agar tetap dikenal oleh generasi mendatang.
Sebagai pencipta lagu daerah, komposer, sekaligus pengaransemen musik, Yance telah berkontribusi dalam perkembangan seni musik tradisional di Kabupaten Mempawah. Kecintaannya terhadap budaya daerah diwujudkan melalui karya-karya yang mengangkat identitas dan karakteristik lokal.
Salah satu kontribusinya adalah mengaransemen ulang lagu tradisional Robo’-Robo’, yang berkaitan erat dengan tradisi budaya masyarakat Mempawah. Selain itu, Yance turut berperan dalam penyusunan buku kumpulan lagu daerah sebagai upaya mendokumentasikan sekaligus menjaga keberlangsungan musik tradisional setempat.
Usai menerima penghargaan, Yance menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Pemerintah Kabupaten Mempawah, serta Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Mempawah atas perhatian dan apresiasi yang diberikan.
Baginya, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus berkarya dan memastikan seni musik tradisional serta lagu-lagu daerah Mempawah tetap memiliki tempat di tengah perkembangan zaman.
Berprestasi di Bidang Olahraga
Selain berkecimpung dalam dunia seni dan kebudayaan, Yance juga dikenal aktif sebagai pelatih tenis meja Kalimantan Barat. Kiprahnya di bidang olahraga turut mencatatkan prestasi di tingkat nasional.
Pada 2023, ia meraih juara II cabang olahraga tenis meja kategori ganda eksekutif dalam Pekan Olahraga Nasional (PORNAS) XVI KORPRI di Semarang, Jawa Tengah. Saat itu, Yance memperkuat kontingen Kalimantan Barat.
Pada tahun yang sama, Yance juga menerima plakat penghargaan dari King Rattle Club dalam kegiatan Jambore Daerah XI King Rattle Club di Mempawah. Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusinya sebagai komposer yang menciptakan lagu Mars King Rattle Club.
Pemerintah Kabupaten Mempawah juga pernah memberikan apresiasi atas kiprahnya yang dinilai turut membawa nama daerah melalui bidang olahraga dan kebudayaan.
Perpaduan antara seni dan olahraga menjadikan Yance aktif dalam dua bidang yang berbeda. Di bidang seni, ia berupaya menjaga keberlangsungan musik tradisional dan lagu daerah. Sementara di bidang olahraga, ia turut berkontribusi dalam pembinaan atlet tenis meja Kalimantan Barat.
Penghargaan kategori Pelestari yang diterimanya pada 2026 menambah catatan perjalanan Yance dalam berkarya dan berkontribusi bagi daerah.
Lebih dari sekadar pencapaian pribadi, penghargaan tersebut menjadi pengingat akan pentingnya peran seniman dalam menjaga warisan budaya melalui penciptaan karya, pendokumentasian, serta pengenalan tradisi kepada generasi penerus.
Melalui karya musik dan dedikasinya terhadap kebudayaan, Yance terus mengambil bagian dalam menjaga identitas seni Kabupaten Mempawah agar tetap hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman. [SK]
