Mempawah Siapkan SPMB 2027/2028 yang Transparan, Akuntabel dan Berkeadilan

Sebarkan:

Rakor Evaluasi Pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 sekaligus Persiapan SPMB Tahun Ajaran 2027/2028 di Aula Disdikporapar, Kamis (10/9/2026). SUARANUSANTARA/SK
Mempawah, Kalbar (Suara Nusantara) – Pemerintah Kabupaten Mempawah melalui Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disdikporapar) mulai menyiapkan sistem penerimaan murid baru yang lebih tertata, transparan, dan akuntabel.

Langkah tersebut ditandai dengan digelarnya Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 sekaligus Persiapan Pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2027/2028 di Aula Disdikporapar Mempawah, Kamis (10/9/2026).

Rakor dibuka Plt. Kepala Disdikporapar Mempawah, Reno Prawira, yang hadir mewakili Sekretaris Daerah Mempawah.

Dalam sambutan tertulis Sekda yang dibacakannya, Reno Prawira menegaskan bahwa evaluasi pelaksanaan SPMB memiliki nilai strategis bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Mempawah.

Menurutnya, evaluasi SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 tidak sekadar menjadi rutinitas administratif, tetapi merupakan instrumen untuk mengukur sejauh mana komitmen bersama dalam menghadirkan proses penerimaan murid baru yang sesuai prinsip objektivitas dan keadilan.

“Kita ingin memastikan bahwa seluruh proses penerimaan murid baru di Kabupaten Mempawah benar-benar berlangsung secara objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, serta tanpa diskriminasi,” tegas Reno.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, pengawas, kepala sekolah, serta komite yang telah bekerja keras menyukseskan pelaksanaan SPMB periode sebelumnya.

Meski berbagai tantangan muncul di lapangan, kata Reno, koordinasi dan integritas yang kuat membuat proses tersebut dapat dilalui dengan baik.

Menghadapi pelaksanaan SPMB tahun berikutnya, seluruh jajaran diminta tidak berpuas diri dan terus melakukan perbaikan berdasarkan hasil evaluasi sebelumnya.

Dinamika kependudukan, perkembangan teknologi informasi, serta meningkatnya harapan masyarakat terhadap pelayanan pendidikan yang bermutu, menurutnya, menuntut adanya perbaikan secara berkelanjutan.

Dalam Rakor tersebut, pemerintah daerah menekankan pentingnya memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan SPMB yang bersih, profesional, dan bebas dari praktik di luar prosedur.

Selain itu, kualitas sosialisasi juga harus ditingkatkan agar informasi mengenai jalur pendaftaran, kuota, tata cara, serta jadwal penerimaan dapat disampaikan secara jelas, lengkap, dan mudah diakses oleh orang tua calon murid.

Pemanfaatan teknologi juga perlu dioptimalkan secara profesional. Namun, setiap sekolah diminta menyiapkan langkah antisipasi dan mitigasi apabila terjadi kendala teknis selama proses pelaksanaan.

Pelayanan kepada masyarakat juga menjadi perhatian. Sekolah sebagai garda terdepan pelayanan pendidikan pemerintah daerah diharapkan mampu memberikan layanan yang ramah, responsif, dan solutif kepada masyarakat.

Rakor tersebut dihadiri jajaran lintas sektor, di antaranya pejabat struktural Disdikporapar, Kepala Inspektorat, Kepala Diskominfo beserta jajaran, Kepala Disdukcapil beserta bidang PIAK, Kabid Sosial, Kabid PPPA, Pengurus Dewan Pendidikan, Ketua KKKS se-Kabupaten Mempawah, Pengurus MKKS SMP, serta Pengawas Satuan Pendidikan.

Pada sesi inti, Plt. Kasi SD dan PKLK Disdikporapar sekaligus PIC SPMB Kabupaten Mempawah, Ilhamdi, memaparkan persiapan pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2027/2028.

Berdasarkan rancangan yang dipaparkan, tahapan persiapan akan dimulai pada Oktober 2026 melalui penyusunan draf SK Panitia SPMB pada minggu pertama.

Selanjutnya, pada minggu kedua Oktober dilakukan rapat koordinasi penetapan wilayah domisili SPMB, dilanjutkan penyusunan draf SK wilayah domisili pada minggu ketiga.

Memasuki November, penyusunan draf SK petunjuk teknis SPMB dijadwalkan pada minggu ketiga, sementara rapat koordinasi panitia SPMB dilaksanakan pada minggu pertama.

Penetapan persentase daya tampung dijadwalkan pada minggu kedua Desember 2026. Kemudian, penyusunan surat edaran SPMB dilaksanakan pada minggu kedua Januari 2027.

Tahapan berikutnya adalah rapat koordinasi launching sekaligus penandatanganan perjanjian integritas atau komitmen bersama SPMB pada minggu ketiga Februari 2027.

Sosialisasi dan publikasi SPMB dijadwalkan berlangsung pada Maret 2027, sebelum memasuki tahap penerimaan murid baru sekaligus monitoring yang direncanakan pada Mei hingga Juni 2027.

Melalui persiapan yang dilakukan sejak jauh hari, Pemerintah Kabupaten Mempawah berharap pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2027/2028 dapat berjalan lebih tertata, transparan, akuntabel, adaptif terhadap teknologi, serta memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh calon peserta didik di Kabupaten Mempawah.[SK]

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini