Mempawah, Kalbar (Suara Nusantara) – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat terus ditunjukkan Palang Merah Indonesia (PMI) Mempawah, Kalimantan Barat, di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Petugas PMI Mempawah membagikan masker kepada masyarakat di tengah kabut asap, Minggu (30/8/2026). SUARANUSANTARA/SK
Sebanyak 1.600 masker dibagikan PMI Mempawah kepada masyarakat dalam kegiatan layanan distribusi masker, Minggu (30/8/2026).
Pembagian masker tersebut dilakukan sebagai langkah membantu masyarakat mengurangi paparan asap dan risiko gangguan kesehatan, khususnya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Ketua PMI Mempawah Arief Rinaldi mengatakan distribusi masker menyasar sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
“Distribusi masker dilakukan di Pasar Mempawah, kawasan lampu merah Mempawah, Desa Pasir, hingga Dusun Suap, Desa Pasir,” ujar Arief.
Ia menjelaskan, sebanyak 32 box atau 1.600 masker disalurkan dalam kegiatan tersebut. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi sekitar 1.600 penerima manfaat yang terdiri dari 925 laki-laki dan 675 perempuan.
Kegiatan berlangsung selama tiga setengah jam, mulai pukul 09.00 hingga 12.30 WIB, dengan melibatkan sembilan petugas PMI.
Untuk menjangkau seluruh titik distribusi, tim PMI Mempawah menempuh perjalanan sekitar 26 kilometer.
Arief mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian PMI terhadap masyarakat yang tetap harus menjalankan aktivitas sehari-hari di tengah kondisi udara yang kurang baik.
Menurutnya, masker menjadi salah satu perlindungan sederhana yang dapat digunakan masyarakat untuk mengurangi paparan asap ketika harus beraktivitas di luar rumah.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat berada di luar rumah, mengurangi aktivitas di area dengan paparan asap tinggi, serta menjaga kondisi kesehatan,” katanya.
Selain membagikan masker, PMI Mempawah juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan berbagai gejala gangguan kesehatan yang mungkin muncul akibat paparan asap.
Masyarakat diminta segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, atau gangguan pernapasan lainnya.
Arief menegaskan bahwa menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang buruk membutuhkan kesadaran bersama. Perlindungan diri perlu dilakukan, terutama bagi masyarakat yang memiliki aktivitas tinggi di luar ruangan.
“Selain menggunakan masker, masyarakat juga diharapkan segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, atau gangguan pernapasan lainnya,” pungkas Arief Rinaldi.
PMI Mempawah berharap pembagian masker tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran warga untuk lebih peduli terhadap kesehatan selama kabut asap akibat karhutla masih terjadi.
Di tengah kondisi tersebut, PMI mengajak masyarakat untuk saling mengingatkan, menjaga kesehatan, dan mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak mendesak.[SK]