Bengkayang, Kalbar (Suara Nusantara) – Warga Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, digegerkan dengan penemuan bayi perempuan yang sudah dalam kondisi meninggal dunia. Kasus tersebut kini tengah diselidiki Unit Reskrim Polsek Sanggau Ledo untuk mengungkap kronologi dan penyebab kematian bayi.
Bayi Perempuan Ditemukan Meninggal di Sanggau Ledo Bengkayang, Polisi Lakukan Penyelidikan. SUARANUSANTARA/SK
Peristiwa itu terungkap setelah Puskesmas Sanggau Ledo menerima seorang perempuan berusia 18 tahun berinisial DK untuk menjalani pemeriksaan pada Rabu (26/8/2026) malam.
Informasi mengenai temuan bayi tersebut kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian. Personel Unit Reskrim Polsek Sanggau Ledo langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan awal.
Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab melalui Kapolsek Sanggau Ledo IPDA Selamet Widodo membenarkan adanya laporan penemuan bayi perempuan tersebut.
“Untuk menindaklanjuti laporan tersebut, anggota Polsek Sanggau Ledo langsung mendatangi dan melakukan olah TKP,” ujar Selamet Widodo.
Kasus tersebut bermula ketika DK, warga Dusun Simpang Empat, Desa Bengkawan, Kecamatan Seluas, datang ke Puskesmas Sanggau Ledo bersama orang tua angkatnya, RS (55).
DK datang untuk memeriksakan kondisi perutnya. Saat menjalani pemeriksaan, bidan puskesmas menduga DK sedang hamil.
Setelah dilakukan tes, hasil pemeriksaan menunjukkan DK positif hamil. Namun, petugas menemukan kondisi perutnya sudah tampak mengecil sehingga kemudian menanyakan keberadaan bayi tersebut.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh petugas, DK menyampaikan bahwa bayinya berada di dalam sebuah kantong yang tergantung pada sepeda motor milik RS.
Mendapat informasi tersebut, dua pegawai puskesmas kemudian menyusul RS ke tempat kos DK di Jalan Sumondo, Desa Lembang, tepatnya di kawasan ruko depan SMAN 1 Sanggau Ledo.
Sesampainya di lokasi, petugas menemukan sebuah kantong plastik berwarna hitam yang tergantung pada sepeda motor RS. Kantong tersebut kemudian dibawa ke Puskesmas Sanggau Ledo.
Setelah diperiksa, petugas menemukan bayi perempuan di dalam kantong tersebut dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Temuan bayi tersebut selanjutnya dilaporkan kepada Polsek Sanggau Ledo dan tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: LP/A/1/VIII/1.24./2026/SPKT/POLSEK SANGGAU LEDO.
Dalam penanganan awal, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus tersebut. Di antaranya satu buah gunting, dua plastik berwarna hitam dan satu plastik berwarna putih.
Petugas juga melakukan dokumentasi di lokasi, mengamankan barang bukti serta meminta pemeriksaan medis melalui Visum et Repertum.
Selain itu, dibuat berita acara penyerahan jenazah serta surat pernyataan penolakan autopsi dari pihak keluarga.
Hingga kini, penyebab pasti kematian bayi tersebut masih dalam penyelidikan. Unit Reskrim Polsek Sanggau Ledo terus melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian kejadian sekaligus mengungkap ada atau tidaknya unsur pidana.
Polisi juga masih meminta keterangan dari sejumlah pihak yang dianggap mengetahui maupun berkaitan dengan peristiwa tersebut.
“Kami masih melakukan pendalaman dan meminta keterangan dari pihak-pihak terkait. Mari bersama menjaga dan melindungi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” kata Selamet.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi berkaitan dengan kasus tersebut maupun menemukan kejadian serupa agar segera melaporkannya kepada aparat kepolisian.
Langkah tersebut dinilai penting agar setiap informasi dapat segera ditindaklanjuti dan proses penanganan dapat dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.[SK]