Kebakaran Hebat Melanda Pasar Sungai Duri Bengkayang, Puluhan Ruko Dilalap Api

Sebarkan:

Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Sungai Duri, Desa Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang, Kamis (20/8/2026). SUARANUSANTARA/SK
Bengkayang, Kalbar (Suara Nusantara) – Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Sungai Duri, Desa Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang, Kamis (20/8/2026) malam. Kobaran api dengan cepat membesar dan melahap deretan rumah toko (ruko) di kawasan pertokoan yang berada di tengah permukiman warga.

Api pertama kali terlihat sekitar pukul 18.00 WIB dari kompleks pertokoan yang lokasinya tidak jauh dari Mapolsek Sungai Duri. Dalam hitungan waktu, kobaran api semakin membesar dan merambat dari satu bangunan ke bangunan lainnya.

Kondisi sebagian bangunan yang sudah berusia tua serta menggunakan material kayu membuat api sulit dikendalikan. Tiupan angin yang cukup kencang turut mempercepat penjalaran api sehingga kebakaran dengan cepat meluas.

Besarnya kobaran api membuat proses pemadaman melibatkan ratusan petugas dan puluhan armada pemadam kebakaran dari berbagai daerah di Kalimantan Barat.

Sejumlah armada bantuan dikerahkan dari Kabupaten Mempawah, Kota Pontianak, Kota Singkawang, Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Landak hingga Kabupaten Kubu Raya untuk memperkuat upaya pemadaman.

Hingga sekitar pukul 21.30 WIB, petugas masih berjibaku menjinakkan kobaran api. Armada pemadam dari berbagai wilayah juga terus berdatangan untuk membantu pemadaman sekaligus mencegah api merambat semakin jauh.

Informasi sementara dari lokasi menyebutkan lebih dari 30 unit ruko diduga telah terbakar. Api yang awalnya melahap deretan ruko di salah satu sisi jalan kemudian merembet hingga ke bangunan di seberangnya.

Situasi di kawasan pasar semakin mencekam karena api terus menjalar dari satu bangunan ke bangunan lainnya. Kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi dan kobaran api terlihat jelas menerangi kawasan sekitar.

Petugas gabungan masih memusatkan perhatian pada proses pemadaman dan melakukan upaya penyekatan agar api tidak kembali meluas ke bangunan maupun permukiman warga di sekitar lokasi.

Kebakaran tersebut juga berdampak terhadap arus lalu lintas. Jalur jalan nasional yang menghubungkan Singkawang–Mempawah–Pontianak ditutup sementara sehingga terjadi kemacetan panjang di sekitar lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada data resmi mengenai jumlah pasti bangunan yang terbakar maupun informasi mengenai ada atau tidaknya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Penyebab kebakaran juga belum diketahui. Aparat dan petugas terkait masih melakukan penanganan di lokasi, sementara pendataan terhadap dampak serta kerugian akibat kebakaran masih menunggu proses lebih lanjut.

Besarnya kebakaran dan kepadatan bangunan membuat proses pemadaman membutuhkan waktu cukup panjang. Petugas terus bekerja untuk memastikan kobaran api benar-benar terkendali dan tidak kembali menyebar ke kawasan permukiman.[SK]

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini