DPRD Pontianak Dorong Tambahan Anggaran KORMI, Atlet Berprestasi Diminta Dapat Bonus

Sebarkan:

Komisi IV DPRD Kota Pontianak, saat menerima pertemuan dengan KORMI kota Pontianak di Ruang Rapat Paripurna. SUARANUSANTARA/SK
Pontianak, Kalbar (Suara Nusantara) – Komisi IV DPRD Kota Pontianak mendorong peningkatan dukungan anggaran bagi Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Pontianak pada 2027. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat pembinaan olahraga masyarakat sekaligus meningkatkan prestasi atlet di berbagai cabang olahraga.

Dorongan tersebut disampaikan dalam pertemuan Komisi IV DPRD Kota Pontianak bersama KORMI Kota Pontianak yang membahas sejumlah aspirasi, mulai dari evaluasi keikutsertaan pada Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV) II di Kota Singkawang, rencana pelaksanaan Festival Olahraga Kota (FORKOT), persiapan sebagai tuan rumah FORPROV III 2028, pemberian apresiasi kepada atlet berprestasi hingga kebutuhan fasilitas latihan.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Pontianak, Husin, mengatakan pihaknya mendorong adanya tambahan anggaran pembinaan KORMI pada 2027. Menurutnya, dukungan anggaran diperlukan agar program pembinaan dapat berjalan lebih optimal.

“Kite mendorong di tahun 2027 ada penambahan dana sekitar 100, minimal 100 atau 200. Kedua untuk bonus, selain tambahan dana pembinaan kemudian bonus,” ujar Husin.

Selain tambahan anggaran pembinaan, Husin juga meminta adanya regulasi yang mengatur pemberian bonus bagi atlet yang berhasil mengukir prestasi. Menurutnya, kepastian besaran bonus penting agar pemerintah dapat menyiapkan anggarannya sejak awal.

Ia mendorong Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Pontianak menyusun aturan yang mengatur besaran bonus berdasarkan jenis medali yang diraih atlet.

“Ini kan nanti kita minta Dispora membuat aturan bonus, emas berapa, perak berapa, perunggu berapa agar ada anggaran yang dipersiapkan,” katanya.

Husin menilai pemberian bonus bukan hanya bentuk penghargaan atas prestasi atlet, tetapi juga dapat menjadi motivasi bagi para pegiat olahraga masyarakat untuk terus meningkatkan kemampuan dan membawa nama baik Kota Pontianak dalam berbagai ajang.

Selain dukungan melalui Dispora, ia juga berharap Wali Kota Pontianak memberikan perhatian lebih terhadap perkembangan KORMI dan pembinaan atlet olahraga masyarakat.

“Selain melalui Dispora kita juga minta perhatian dari Pak Wali Kota. Ini sudah beberapa kali kawan-kawan KORMI minta bertemu, tapi beliau tidak pernah menanggapi,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua KORMI Kota Pontianak Mohammad Kamal Reza mengatakan terdapat lima agenda utama yang disampaikan kepada Komisi IV DPRD Kota Pontianak dalam pertemuan tersebut.

Agenda pertama yakni penyampaian laporan hasil keikutsertaan kontingen Kota Pontianak dalam FORPROV II di Kota Singkawang. Selanjutnya, KORMI menyampaikan rencana program kerja 2027, termasuk rencana pelaksanaan FORKOT yang disebut akan menjadi penyelenggaraan pertama.

Agenda ketiga berkaitan dengan persiapan Kota Pontianak sebagai tuan rumah FORPROV III pada 2028. Kamal mengatakan pelaksanaan kegiatan tersebut direncanakan berlangsung di enam kecamatan dengan melibatkan pemerintah kecamatan dan kelurahan.

Menurutnya, konsep tersebut tidak hanya bertujuan menyukseskan penyelenggaraan olahraga masyarakat, tetapi juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Ketiga, tuan rumah Kota Pontianak pada ajang FORPROV III tahun 2028 yang akan dilaksanakan di enam kecamatan dengan bekerja sama dengan kecamatan dan kelurahan agar berdampak terhadap ekonomi UMKM,” jelasnya.

Dua agenda lainnya yakni apresiasi terhadap atlet Kota Pontianak yang berhasil meraih prestasi pada FORPROV II serta penyampaian kebutuhan fasilitas dan infrastruktur untuk menunjang latihan para pegiat olahraga dari berbagai induk olahraga (Inorga).

Kamal mengungkapkan, kontingen Kota Pontianak mencatat hasil positif pada FORPROV II di Kota Singkawang dengan membawa pulang 69 medali.

Raihan tersebut terdiri dari 26 medali emas, 25 medali perak, dan 18 medali perunggu. Prestasi tersebut diraih melalui partisipasi 608 atlet yang mewakili Kota Pontianak.

“Medali yang didapat kontingen Kota Pontianak sebanyak 26 emas, 25 perak dan 18 perunggu, total semua 69 medali, diwakili 608 atlet se-Kota Pontianak yang hadir di Singkawang,” ungkap Kamal.

KORMI berharap capaian tersebut menjadi dasar untuk meningkatkan pembinaan dan dukungan terhadap olahraga masyarakat di Kota Pontianak. Dengan dukungan anggaran, fasilitas latihan, penghargaan bagi atlet berprestasi, serta persiapan yang matang, Kota Pontianak ditargetkan mampu tampil lebih kompetitif sekaligus sukses menjadi tuan rumah FORPROV III 2028.[SK]

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini