Mempawah, Kalbar (Suara Nusantara) – Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Mempawah, Muhammad Solihin, memberikan apresiasi terhadap kegiatan Silaturahmi dan Doa Bersama Lintas Agama, Adat, dan Budaya yang digelar Polres Mempawah Polda Kalimantan Barat, Selasa (4/8/2026).
Wakil DMI Mempawah, Muhammad Solihin saat menghadiri Silaturahmi dan Doa Bersama Lintas Agama, Adat, dan Budaya yang digelar Polres Mempawah, Selasa (4/8/2026). SUARANUSANTARA/SK
Kegiatan bertajuk “Sinergi Bersama Setia Menjaga Kedamaian di Bumi Galaherang” tersebut menjadi momentum memperkuat komunikasi, kebersamaan, dan sinergi antara kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan serta keharmonisan di Kabupaten Mempawah.
Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi Burdadi, Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, hingga insan pers.
Usai mengikuti kegiatan, Muhammad Solihin menyampaikan apresiasi terhadap langkah Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto yang dinilainya mampu menghadirkan pendekatan baru dalam membangun hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Menurut Solihin, terdapat tiga hal utama yang menjadi nilai positif dari kepemimpinan Kapolres Mempawah yang baru tersebut.
Pertama, ia menilai konsep silaturahmi yang dikemas secara sederhana dengan suasana duduk bersama secara lesehan di ruang lobi Polres Mempawah mampu menciptakan kedekatan emosional antara aparat kepolisian dan masyarakat.
Menurutnya, pendekatan tersebut mencerminkan penghargaan terhadap nilai kebersamaan dan kearifan lokal, sekaligus menghilangkan jarak antara pemimpin dengan masyarakat.
“Kegiatan seperti ini membuat masyarakat merasa lebih dekat dengan kepolisian. Suasananya cair dan penuh kekeluargaan,” ujar Solihin.
Kedua, Solihin mengapresiasi gaya komunikasi AKBP Ade Chandra yang dinilai santun, rendah hati, dan terbuka terhadap seluruh lapisan masyarakat.
Ia menilai komunikasi yang humanis menjadi modal penting dalam membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat kerja sama lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Kapolres Mempawah menunjukkan sikap yang terbuka dan mudah berkomunikasi dengan berbagai elemen masyarakat. Hal ini tentu menjadi kekuatan dalam membangun hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat,” katanya.
Ketiga, Solihin menilai Kapolres Mempawah memiliki kapasitas sebagai figur pemersatu yang mampu merangkul seluruh kelompok masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama, adat, budaya maupun organisasi.
Menurutnya, pengalaman panjang AKBP Ade Chandra selama menjalankan tugas di lingkungan Polri, baik dalam maupun luar negeri, menjadi bekal penting dalam membangun komunikasi dan sinergi untuk menciptakan suasana yang aman serta kondusif.
“Pengalaman panjang AKBP Ade Chandra selama bertugas di lingkungan Polri, baik di dalam maupun luar negeri, menjadi bekal dalam membangun sinergi untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif,” ungkapnya.
Solihin yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mempawah berharap Kapolres Mempawah terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat serta menjalankan tugas kepolisian secara profesional.
“Sebagai bagian dari masyarakat, kami berharap Kapolres Mempawah terus memperkuat kedekatan dengan warga serta menjalankan tugas kepolisian secara profesional dalam melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, sekaligus menegakkan hukum secara adil,” imbuhnya.
Kegiatan Silaturahmi dan Doa Bersama Lintas Agama, Adat, dan Budaya tersebut turut dihadiri berbagai unsur masyarakat dan organisasi, di antaranya perwakilan Kodim 1201/Mempawah, Kejaksaan Negeri Mempawah, DPRD Mempawah, Kementerian Agama, FKUB, Dewan Adat Dayak (DAD), Majelis Adat Budaya Melayu (MABM), Ikatan Keluarga Besar Madura (IKBM).
Selain itu hadir pula perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Paguyuban Titisan Sunda (PTiS), Dewan Masjid Indonesia (DMI), Satu Periok Mempawah, Persatuan Gereja Indonesia Daerah, KONI, Yayasan Tri Dharma Mempawah, Yayasan Tri Dharma Sungai Pinyuh, Galaherang Kreasindo, PMII, HMI, serta sejumlah tokoh lintas agama lainnya.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Mempawah berharap sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh masyarakat semakin kuat dalam menjaga persatuan serta mempertahankan kedamaian di Bumi Galaherang.[SK]