Peristiwa yang sempat mengundang perhatian warga tersebut terjadi ketika korban diketahui berada di atas tiang jaringan listrik sebelum diduga mengalami sengatan arus listrik. Akibat insiden itu, korban tidak dapat turun dan terlihat tergantung di tiang, sehingga memicu kepanikan warga sekitar.
Mendapat laporan kejadian, tim Gabungan Relawan Kalimantan Barat bersama petugas PLN segera menuju lokasi untuk melakukan proses penyelamatan. Mengingat tingginya risiko yang dihadapi, proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati dan mengutamakan aspek keselamatan bagi korban maupun petugas yang bertugas.
Sebelum proses penyelamatan dilakukan, petugas PLN terlebih dahulu memastikan kondisi jaringan listrik aman dan terbebas dari aliran arus listrik guna menghindari risiko sengatan susulan yang dapat membahayakan seluruh pihak yang terlibat dalam evakuasi.
Dengan koordinasi yang baik antara relawan dan petugas PLN, korban akhirnya berhasil dievakuasi dari atas tiang jaringan listrik. Setelah berhasil diturunkan, korban langsung mendapatkan penanganan awal sebelum dievakuasi ke fasilitas kesehatan untuk memperoleh perawatan lebih lanjut.
Aksi penyelamatan tersebut mendapat apresiasi dari warga sekitar yang menyaksikan langsung proses evakuasi. Kecepatan respons dan sinergi antara relawan serta petugas PLN dinilai menjadi faktor penting dalam upaya penyelamatan korban.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi dan jaringan listrik yang memiliki risiko tinggi. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar jaringan listrik tanpa prosedur keselamatan yang memadai serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan situasi yang berpotensi membahayakan.
Berkat kerja sama yang solid antara Gabungan Relawan Kalimantan Barat dan petugas PT PLN (Persero), proses evakuasi berhasil dilakukan dengan aman. Kondisi korban selanjutnya masih dalam penanganan tenaga medis untuk memastikan dampak yang ditimbulkan akibat sengatan listrik yang dialaminya[SK]
